• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

[Txt] Tukang Minyak Dan Malaikat

erica_aur

IndoForum Junior A
No. Urut
5603
Sejak
26 Agt 2006
Pesan
2.937
Nilai reaksi
211
Poin
63
Seorang penjual minyak goreng keliling seperti biasa menjajakan
dagangannya di tepian Sungai Citarum.
"Nyak nyak minyaaaaaaaaaaaaak" ,teriaknya.

Di jalanan menurun tiba-tiba gerobaknya yang penuh dengan botol minyak
tergelincir ke Sungai Citarum. Plung ... lap ...tenggelam deh
ceritanya...

Huuuuu ... huuuu .... menangislah dia ....
"Harus kuberi makan apa istriku nanti ... huuu..."
Tiba-tiba ... seorang Malaikat yang baik hati muncul dan bertanya :
"Hai,BAJURI ... kenapa gerangankah sehingga engkau menangis begitu ?"

Ternyata ... namanya BAJURI ... tahu juga ya itu Malaikat ....
"Oh, Malaikat ... gerobak minyak goreng saya tergelincir ke sungai
..."
"Baiklah ... aku akan ambilkan untukmu ..."

Tiba-tiba Malaikat itu menghilang dan muncul lagi dengan sebuah kereta

kencana dari emas, penuh dengan botol dari intan ...
"Inikah punyamu?" tanya Malaikat ...
"Bukan ... gerobakku tidak sebagus itu ... mana mungkin penghasilan
saya yang 6 juta sebulan bisa beli kereta kencana? Itu pun sudah
ditambah komisi penjualan yang cuma sedikit"

Malaikat itu pun menghilang lagi dan muncul dengan sebuah kereta perak
dengan botol dari perunggu.
"Inikah punyamu?" tanyanya lagi.
"Bukan, hai Malaikat yang baik ... Punyaku cuma dari besi biasa ..
botolnya juga botol biasa ..."
Lalu Malaikat itu pergi lagi ... dan kali ini kembali dengan gerobak
dan botol Si BAJURI.
"Inikah punyamu?"
"Alhamdulillah ... benar ya Malaikat. Terima kasih sekali engkau telah
mengambilkannya untukku".

Malaikat berkata", Engkau jujur sekali, ya BAJURI. Untuk itu sebagai
hadiah ... aku berikan semua kereta dan botol tadi untukmu ..."
"???????? Alhamdulillah .... terima kasih ya Allah ... terima kasih ya
Malaikat ..."

Sebulan kemudian, BAJURI rafting bersama istrinya di sungai yang sama
... Naas tak dapat ditolak, malang tak bisa dihindari ... Perahu
karetnya terbalik dan istrinya hanyut ...

"Huuuuuuuuuuuuuuuuu u.... huuuuuuuuuuu ....... istriku ... di mana
engkau ....", isaknya ...
Tiba-tiba Malaikat pun muncul lagi ... "Kenapa lagi engkau, ya BAJURI
?"
"Istri saya hanyut dan tenggelam di sungai, hai Malaikat ..."
"Ohhh ... tenang ... aku ambilkan ..."

Plash ... Malaikat itu menghilang dan tiba-tiba muncul kembali sambil
membawa Nafa Urbach ... yang ada tato mawar di perutnya ...
"Inikah istrimu?" tanya Malaikat ...
"Betul, Malaikat ... dialah istriku ..."
"Haaaaaa .... BAJURI!!!" Malaikat membentak marah.
"Sejak kapan kamu berani bohong? Di manakah kejujuran kamu sekarang?"

Sambil bergetar dan berjongkok ... BAJURI berkata :
"Ya, Malaikat ... kalau aku jujur ... nanti engkau menghilang lagi dan
membawa Bella Saphira ... kalau kubilang lagi bukan ... maka engkau
akan menghilang lagi dan membawa lagi istriku yang sebenarnya ...Lalu
..
engkau akan bilang bahwa aku jujur sekali ... dan engkau akan
memberikan ketiga-tiganya kepadaku... Buat membiayai hidup Nafa saja
aku bingung gimana caranya ...apalagi tiga-tiganya? ?? "
Malaikat pun termangu dan bengong .... "Benar juga kamu ... kamu
realistis ..."
 
[Txt] Duel Dua Koboi

Dua koboi memutuskan menuntaskan perselisihan mereka dengan mengadakan duel. Seperti diketahui duel ini berarti maut bagi yang kalah cepat menembak. Untuk memastikan duel dilakukan dengan jujur, dipanggillah Sheriff untuk menjadi wasitnya. Disaksikan sang Sheriff mulailah kedua orang mengambil posisi berdiri berhadap-hadapan dalam jarak 10 meter, bersiap-siap untuk berduel. Tiba-tiba salah seorang pria, yg tubuhnya jauh lebih gendut dibanding lawannya, berseru.

"Tunggu sebentar!", katanya, "ini tidak adil!"

"Tidak adil bagaimana?" tanya sang Sheriff.

"Badan saya kan jauh lebih besar dari badan dia, jadi tembakannya pasti lebih gampang mengenai saya dibanding tembakan saya. Dan itu tidak adil"

Si Sheriff berpikir sebentar lalu menyuruh anak buahnya mengambil arang hitam. Dengan arang itu dia menggambarkan lingkaran dengan ukuran tertentu di sekeliling tubuh di gendut itu.

"Nah", katanya, "sekarang baru adil. Hanya tembakan yang masuk di dalam lingkaran ini yang sah. Di luar itu tidak dihitung."
 
bruakakakakaka =))=))=))
koboi dodol tuh /e4/e4/e4
 
wakakakkaka.. emang nya kejuaraan menembak dapet point apa kalo tepat ?? swt...
 
Lucu2 yah postingan cc erica :D
 
hahahhaa tukang minya yg anehhh bener hauhauhauhaa=))

nice post....
 
tukang minyak kebanyakan mikir /heh /heh /heh
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.