• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

[Txt] Tempat Pengakuan Dosa yang Lebih Aman

erica_aur

IndoForum Junior A
No. Urut
5603
Sejak
26 Agt 2006
Pesan
2.937
Nilai reaksi
211
Poin
63
Edward masuk ruang pengampunan dosa di sebuah gereja. Dia bertekad untuk mengakui perbuatan dosa yang pernah dilakukannya. Dia menemui seorang Pastor.

"Pastor, saya ingin mengakui dosa," ungkap Edward.
"Ya anakku, katakan padaku apa yang telah kau perbuat, semoga Tuhan mengampunimu," jawab sang Pastor.

"Pastor, saya berhubungan dengan pacar saya sudah tiga tahun dan selama ini tidak ada yang tahu kecuali kami. Kemarin, ketika saya ke rumahnya, tidak seorang pun ada di rumahnya kecuali adiknya. Kami hanya tinggal berdua dan saya tidur dengannya."

"Itulah anakku, untunglah kau menyadari kesalahanmu," sahut sang Pastor.

"Pastor, minggu kemarin saya pergi mencari pacar saya ke kantornya, tapi tidak ada seorang pun di sana kecuali seorang temannya, sayapun tidur dengannya."

"Itu tidak baik untukmu,kau harus segera sadar," imbuh Pastur mendengan cerita Edward.

"Pastor, bulan lalu, saya pergi mencarinya ke rumah pamannya, tidak ada seorangpun di sana kecuali seorang sepupunya, dan sayapun tidur dengannya juga. saya menyesal"

"Pastor?...Pastor?," tiba-tiba Edward menyadari bahwa tidak ada respon dari Pastor. Pastor telah meninggalkan dirinya sendiri. Dia keluar dan melihat sang Pastor sudah tidak ada lagi.

Edward mulai mencari-cari. Sambil mencari kesana-kemari, Edward berteriak, "Pastor?. Dimana anda?". Akhirnya ia menemukan sang Pastor dengan seorang penjaga kebun gereja.

"Pastor, mengapa anda meninggalkan saya?"

"Maaf anakku, tiba-tiba saya sadari bahwa tidak ada seorangpun di sana kecuali kita berdua !?!?!?!..., sekarang di sini ada penjaga, mungkin bagi saya lebih aman"
 
Profesor Tidak Bisa Menemukan Tiket Kereta

Suatu hari seorang ilmuwan besar yang juga terkenal sebagai profesor linglung tidak dapat menemukan tiketnya ketika naik kereta. Kondektur kereta itu berkata, "Pelan-pelan saja nyarinya prof, anda pasti akan menemukan tiket itu."

Ketika kondektur itu tiba kembali, profesor itu masih belum juga menemukan tiketnya. Kondektur itu, yang tahu bahwa profesor itu adalah orang terkenal, berkata, "Saya yakin bahwa anda membeli tiket. Tidak jadi masalah bila anda tidak dapat menemukannya."

"Anda baik sekali," jawab profesor itu, "tapi saya harus tetap menemukannya. Kalau tidak, saya tidak tahu di mana saya harus turun."
 
pastornya takut di ................... /heh /heh /heh
 
=)) =)) =)) pastornya bernegatif thingking tu /e4

@calvin
masa gitu aja harus dijelaskan dulu baru ngerti ;))
 
wakakakak....pastornya masalahnya silitnya masih perawan =)) =))
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.