• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

[TxT] Cara Bercinta

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. rakditz
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

rakditz

IndoForum Senior D
No. Urut
94
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
4.385
Nilai reaksi
123
Poin
63
Ini cerita di sebuah peternakan. Seorang pria melangkah ke rumah tetangganya dan mengetuk pintu. Ketika nyonya rumah membuka pintu, si pria bertanya, "Apakah Nyonya tahu caranya bercinta?"
Tentu saja si nyonya rumah marah dan membanting pintu. Namun, si pria tetap mengetuk pintu rumah tadi dan mengajukan pertanyaan yang sama. Kali ini si nyonya
menjerit sekeras-kerasnya sambil mengusir tamu tidak senonoh tadi. Malam itu juga si nyonya menceritakan kejadian memalukan tadi kepada suaminya.
Si suami berjanji bahwa ia akan tinggal di rumah keesokan harinya untuk menghadapi si tamu kurang ajar seandainya ia muncul lagi. Ternyata benar, keesokan harinya pria yang sama datang lagi dan mengetuk pintu. Nyonya rumah segera membuka pintu sementara suaminya bersembunyi sambil membawa senapan. Si tamu kembali bertanya, "Nyonya, tahukah anda caranya bercinta?"
"Tentu saja, kenapa anda menanyakannya? " si nyonya balik bertanya.
"Baguslah," kata si tamu. "Kalau begitu, puaskanlah suami anda dan beritahu dia untuk menjauhi istri saya!!!"
 
Menu Restoran Italia

Suatu hari Markaban mengajak relasinya sesama anggota DPR dari daerah untuk makan siang di restoran Italia terkenal. Markaban sebenarnya belum pernah makan di restoran Italia. Maklum, sebagai putera daerah sebenarnya ia lebih nyaman makan di warteg. "Nggak apa-apa lah sekali-kali, supaya dianggap keren oleh teman-teman DPR," pikirnya.
Setelah mereka duduk dan mencicipi anggur yang disajikan, Markaban mengambil menu dan mulai memesan. Karena bingung melihat nama-nama aneh masakan Italia, Markaban memilih sembarang. "Pelayan, kami mau pesan Gianfranco Tardelli," ujar Markaban sambil memberi penekanan pada aksen Italinya. "Maaf, Tuan," jawab pelayan. "Itu nama pemilik restoran ini !"
 
Konsisten

Seorang wartawan senior bertanya kepada Markaban. "Berapa umur Anda, Pak ?". "Tiga puluh," ujar Markaban singkat
"Lho, saya wawancarai Anda lima tahun lalu ketika terpilih sebagai anggota DPR, usianya tak berubah!" ujar si wartawan heran.
"Sebagai politikus, saya harus konsisten," ujar Markaban mantap.
 
Dengan Senyum...

Direktur Jenderal Pajak sedang melakukan dengar pendapat dengan komisi IX DPR. "Adalah suatu kehormatan bagi kita sebagai warga negara untuk membayar pajak dengan tersenyum," ujar direktur pajak memaparkan program-programnya. Markaban yang kebetulan mempunyai bisnis di daerahnya cukup besar, langsung berteriak kegirangan. "Alhamdullilah, tadinya kusangka bahwa pajak harus dibayar dengan uang," ujar Markaban.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.