Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai Gan/Sist, selamat malam kalian semuanya
Ketemu lagi dengan gue, Mbak Rora
Apa kabar kalian semua? Apakah kalian semua sehat & baik-baik saja?
Pada kesempatan yg sangat berharga ini, gue akan memberikan tutorial menciptakan masker paras dari lemon & yogurt.
Di tengah maraknya tren perawatan kulit organik, masker paras yg dibuat dari bahan makanan banyak digemari karena dianggap murah, mudah dibuat, & organik. Salah satu kombinasi yg populer adalah lemon & yogurt. Kombinasi ini dipercaya dapat memutihkan kulit, mengangkat sel kulit mati, menyamarkan noda hitam, serta menjaga kelembapan kulit.
Artikel ini akan memaparkan tentang kandungan kimia, prosedur kerja, manfaat & batasan, alat bahan, langkah-langkah, tips penggunaan, frekuensi, penyesuaian tipe kulit, serta kesimpulan.
Quote:
Kandungan Kimia & Mekanisme Kerja
Yogurt
Yogurt
Yogurt adalah produk susu yg diperoleh dari fermentasi oleh bakteri Lactobacillus sp. atau Streptococcus lactis menghasilkan asam laktat & probiotik. Karena proses fermentasi, yogurt disebut sebagai contoh susu fermentasi yg dalam penelitian disebut memiliki beberapa manfaat bagi kulit.
Berikut beberapa kandungan & prosedur kerja yogurt kepada kulit:
1. Asam laktat adalah salah satu asam yg termasuk kategori AHA. Asam ini bekerja sebagai pengelupas ringan, yaitu menolong meluruhkan sel kulit mati pada lapisan atas kulit.
2. Probiotik dalam yogurt diyakini menolong keseimbangan bakteri kulit, mengurangi peradangan, & mendukung pertahanan kulit kepada bakteri infeksius.
3. Kalsium & mineral pada yogurt merupakan nutrisi penting yg dapat mendukung kesehatan lapisan kulit.
3. Struktur polimer & lemak pada yogurt dapat menolong menjaga kelembapan kulit.
4. Hasil studi klinis menunjukkan bahwa kombinasi yogurt dengan bahan lain dapat menunjukkan aktivitas antioksidan (misalnya dalam studi produk perawatan paras kombinasi) yg menolong melindungi kulit dari stres oksidatif.
Sebuah studi klinis menguji masker paras yg mengandung yogurt menunjukkan bahwa penggunaan topikal berhasil meningkatkan kelembapan, kecerahan, & mempertahankan kelembutan kulit dibandingkan area kontrol. Namun, studi tersebut adalah penelitian terkendali spesifik kombinasi, bukan persis campuran lemon & yogurt sederhana.
Meskipun demikian, ulasan sistematis tentang produk susu fermentasi menyatakan bahwa bukti awal memperlihatkan potensi manfaat kulit baik dari konsumsi maupun penggunaan topikal, meskipun jumlah studi sangat terbatas.
Lemon
Lemon mengandung sejumlah senyawa kimia yg dapat mempengaruhi kulit, tetapi sekaligus berpotensi menimbulkan iritasi kalau tidak dipakai dengan bijak. Beberapa kandungan penting & prosedur kerja lemon adalah:
1. Asam sitrat termasuk dalam kategori asam AHA. Asam sitrat dapat menolong pelarutan ikatan antar sel kulit mati, sehingga menolong pengelupasan kulit.
2. Vitamin C dalam lemon memiliki sifat antioksidan, berperan dalam sintesis kolagen, & dapat menolong pemutihan warna kulit dengan menghambat pembentukan pigmen melanin.
3. Flavonoid & senyawa polifenolik memberikan aktivitas antioksidan tambahan.
4. Sifat asam lemon menciptakan kulit lebih peka kepada iritasi & risiko kemerahan saat terpapar cahaya matahari.
Di sisi risiko, penggunaan lemon secara berlebihan atau tanpa penyesuaian dapat menimbulkan iritasi kulit, kemerahan, rasa terbakar, pengelupasan kulit yg berlebihan, kepekaan kepada sinar matahari, & kemungkinan dapat menyebabkan noda hitam atau luka bakar kimia apabila kulit yg diberi lemon terkena mentari langsung. Selain itu, lemon juga tidak cocok untuk kulit sensitif, kulit yg teriritasi, atau kulit yg terluka.
Karena itu, dalam kombinasi lemon & yogurt, takaran & frekuensi penggunaannya harus diatur, supaya manfaat tetap dapat diraih tanpa efek negatif.
Quote:
Manfaat & Batasan
Manfaat
Manfaat
Beberapa manfaat yg sudah terbukti secara ilmiah ketika mengpakai masker yogurt (dan kadang dikombinasikan lemon) antara lain:
1. Mencerahkan warna kulit
2. Mengurangi noda hitam
3. Mengangkat sel kulit mati
4. Menjaga kelembapan & menghaluskan permukaan kulit
5. Memperbaiki kekenyalan kulit
6. Mengurangi jerawat & peradangan
7. Menyeimbangkan pH kulit & mendukung keseimbangan bakteri di kulit
8. Memberikan efek antioksidan
Batasan
Meskipun ada manfaat, pengguna harus menyadari beberapa batasan:
1. Iritasi & sensitivitas
Kulit sensitif lebih berisiko mengalami kemerahan, perih, atau pengelupasan apabila asam dari lemon terlalu kuat atau dipakai terlalu sering.
2. Kepekaan kepada sinar mentari
Penggunaan lemon dapat menciptakan kulit lebih rentan kepada sinar matahari, termasuk risiko terbakar atau noda hitam kalau tidak dilindungi.
3. Tidak cocok pada kulit yg luka atau berjerawat parah
Jika kulit dalam kondisi berjerawat parah atau terluka, penggunaan masker berbahan asam dapat memperburuk kondisi.
4. Efek minimal pada noda hitam berat
Sifat memutihkan kulit yg lemah pada lemon mungkin tidak cukup kuat untuk mengatasi noda hitam yg pekat.
5. Risiko alergi kepada bahan
Walaupun jarang, seseorang dapat memiliki alergi kepada lemon atau susu.
6. Studi terbatas
Meskipun ada banyak penelitian, jumlah penelitian tentang penggunaan topikal yogurt & lemon sebenarnya sangat terbatas, sehingga klaim manfaat jangka panjang perlu dipandang dengan hati-hati.
Oleh karena itu, penting mengerjakan uji tempel (patch test) & tidak mengpakai secara berlebihan atau tanpa proteksi (misalnya dengan mengpakai tabir surya setelahnya).
Quote:
Bahan & Alat
Bahan
Bahan
1. Yogurt plain tanpa rasa: Pilih yogurt yg mengandung bakteri hidup kalau memungkinkan. Yogurt tipe Greek yogurt lebih kental & mudah diaplikasikan, tetapi yogurt biasa juga dapat dipakai, asalkan dicampur dengan tepung beras sebagai bahan pengental.
2. Air lemon segar: Gunakan perasan lemon asli, bukan dari konsentrat atau produk berpengawet.
Alat
1. Wadah kecil yg bersih
2. Sendok (pakai sendok plastik atau kayu alih-alih sendok logam, supaya tidak bereaksi)
3. Kuas masker atau spatula kecil untuk mengoleskan masker dengan lebih rapi
4. Sapu tangan atau handuk bersih
5. Wadah yg lebih kecil untuk uji tempel
6. Air bersih & sabun paras
7. Timer atau alarm
Pastikan semua alat dalam kondisi bersih & tidak kotor, supaya tidak menyebabkan iritasi atau infeksi.
Quote:
Langkah-Langkah
Cara menciptakan
Cara menciptakan
1. Sebelum mengoleskan masker ke seluruh wajah, sangat penting untuk mengerjakan patch test. Caranya, sejumlah kecil campuran ditempelkan di area yg sempit (misalnya di bagian dalam lengan bawah) selama 24 jam. Apabila muncul kemerahan, gatal atau iritasi, sebaiknya tidak dipakai di wajah.
2. Tambahkan 1 sendok makan plain yogurt ke dalam mangkuk bersih. Tambahkan tepung beras secukupnya kalau terlalu encer.
3. Tambahkan 1/2 sendok teh air lemon segar (sekitar 2-3 tetes). Jangan terlalu banyak, supaya tidak mengiritasi kulit.
4. Jika diharapkan, tambahkan 1/2 sendok teh madu, sebagai pelembap alami & mengurangi iritasi.
5. Aduk rata campuran hingga jadi pasta kental yg mudah dioles ke kulit. Jangan terlalu encer, supaya tidak menetes.
Catatan: Kalau kulit Gan/Sist sangat sensitif, Gan/Sist dapat mengpakai perbandingan yogurt & lemon dengan yg lebih dominan yogurt (misalnya 2 sendok makan yogurt & 1/4 sendok teh lemon), supaya kulit tidak iritasi.
Persiapan Kulit
1. Cuci paras dengan sabun paras yg lembut & air hangat untuk membuka pori-pori, lalu keringkan dengan handuk bersih (tepuk-tepuk, jangan digosok).
2. Pastikan kulit kering & bersih sebelum mengoleskan masker.
Penggunaan Masker
1. Dengan alat aplikator (kuas atau spatula) atau jari yg bersih, ambil campuran masker, & oleskan ke area paras (dahi, pipi, cuping hidung, dagu).
2. Hindari area mata & bibir (kulit di sekitar mata sangat sensitif).
3. Gan/Sist dapat mengoleskan dengan gerakan pijatan memutar yg lembut, tetapi jangan digosok keras.
4. Biarkan masker tetap menempel selama 1015 menit (kadang-kadang hingga 20 menit, tergantung kekuatan kulit). Beberapa sumber menyarankan 20-30 menit untuk masker alami berbahan asam, tetapi pada kombinasi ini, sebaiknya lebih pendek untuk menghindari iritasi.
5. Jika pada suatu titik Gan/Sist merasa perih atau sangat tidak nyaman, segera bilas dengan air dharap.
Pembilasan
1. Bilas paras dengan air hangat hingga bersih, lalu akhiri dengan bilasan air dharap untuk mengecilkan pori-pori.
2. Tepuk-tepuk dengan handuk bersih yg lembut.
3. Setelah kulit paras kering, oleskan pelembap ringan yg cocok dengan tipe kulit Gan/Sist.
4. Kalau Gan/Sist ke luar rumah & terkena sinar matahari, sangat dianjurkan untuk mengpakai tabir surya sebagai proteksi dari noda hitam.
Quote:
Tips Penggunaan
1. Selalu lakukan patch test sebelum aplikasi penuh.
2. Gunakan yogurt yg segar & bersih, jangan pakai yogurt yg sudah mendekati masa kadaluwarsa.
3. Selalu pakai air lemon yg baru diperas, hindari air lemon yg lama terpapar udara (karena vitamin C sangat rentan kepada oksidasi).
4. Hindari mengoleskan masker ini ke daerah kulit yg sangat tipis atau sensitif (misalnya di dekat mata).
4. Jika cuaca terik atau Gan/Sist akan keluar rumah, lakukan masker di malam hari, supaya sejak awal Gan/Sist tidak terpapar sinar matahari.
5. Selalu pakai tabir surya pada siang hari, supaya efek sinar mentari tidak memperparah kondisi kulit.
6. Jika setelah pemakaian muncul kemerahan yg bertahan lama atau iritasi, hentikan penggunaan & konsultasikan ke dokter.
Quote:
Frekuensi
1. Untuk kulit yg normal atau kuat, pakai 1-2 kali per minggu.
2. Untuk kulit sensitif, cukup sekali per pekan atau bahkan sekali dalam dua pekan untuk memantau reaksi.
3. Jangan dipakai setiap hari, karena pengelupasan kulit secara ekstrem dapat merusak skin barrier.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa jangan terlalu sering mengpakai masker berbahan asam, supaya skin barrier tidak rusak.
Quote:
Penyesuaian untuk Jenis Kulit
1. Untuk kulit kering, tambahkan sedikit madu atau sedikit minyak zaitun, supaya kulit tidak terlalu kering.
2. Untuk kulit berminyak, dapat ditambahkan sedikit oatmeal bubuk untuk menolong menyerap minyak.
3. Untuk kulit sensitif, cobalah kurangi rasio air lemon (misalnya 1/2 sendok teh air lemon per 2 sendok makan yogurt), & pakai masker ini dalam durasi yg singkat (misalnya 5 hingga 10 menit).
4. Untuk kulit berjerawat aktif, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter. Jika tetap harap mencoba, pakai rasio air lemon yg sangat minimal & pantau reaksi.
Quote:
Kesimpulan
Masker paras dari lemon & yogurt merupakan opsi populer dalam dunia perawatan kulit organik, karena bahan-bahannya mudah diperoleh & klaim manfaatnya menarik, mulai dari memutihkan kulit, menjaga elastisitas kulit, hingga mengunci kelembapan. Namun, seperti halnya obat, penggunaan yg tidak tepat atau berlebihan dapat berbahaya.
Quote:
PENUTUP
Cukup sekian thread dari gue
.
Apabila ada kata-kata gue yg kurang berkenan, gue mohon maaf
.
Terima kasih & selamat malam
.
Cukup sekian thread dari gue
Apabila ada kata-kata gue yg kurang berkenan, gue mohon maaf
Terima kasih & selamat malam
Quote:
Sumber:
1. https://www.healthline.com/health/be...gurt-face-mask
2. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22152494/
3. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22152494/
4. https://www.healthline.com/health/be...lemon-for-face
5. https://www.abc.net.au/news/2022-05-...tion/101078702