• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Turunnya Rupiah Buat Wisatawan Mancanegara Bertambah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Cm9X.jpg
Turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan turut mempengaruhi kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pasalnya semenjak enam bulan lalu rupiah terus terdepresiasi dari Rp9.000 per US$ hingga Rp12.000 per US$.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu, ketika ditemui di Jakarta, Kamis 6 Februari 2014 menilai penurunan ini juga menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan asing. "Iya itu ikut mendorong wisatawan mancanegara, karena kan harganya menjadi kompetitif karena lebih murah,' ujarnya.

Marie mengungkapkan walaupun tidak ada hitungan pasti, namun kementerian memperkirakan hal ini cukup berpengaruh. Lebih lanjut ia mengungkapkan wisatawan yang menjadi target potensial selama ini adalah Eropa dan China.

Kedua area ini yang menurutnya menyumbang wisatawan terbesar dibandingkan yang lainnya. Ia menuturkan, paling tidak dalam satu kunjungan satu orang wisatawan menghabiskan US$1.142.

Angka ini menurut Marie biasanya dipakai dalam waktu dua minggu untuk wisatawan eropa dan 3-7 hari untuk wisatawan dari Asia. Pendeknya masa liburan orang Asia menurutnya dikarenakan jatah libur yang pendek dan juga jarak yang dekat.

"Kalau Eropa kan mereka hak liburnya tiga minggu sampai satu bulan," katanya.

Wisatawan asing ini menurut Marie membantu indonesia untuk mengurangi current account defisit yang saat ini terus menjadi kendala pemerintah. Ia menyebutkan pariwisata ada di urutan keempat terbesar dibawah ekspor Migas, Batubara dan juga Crude Palm Oil.

Tahun depan sendiri pemerintah menargetkan wisatawan asing bisa membawa US$11 miliar masuk ke Indonesia dibandingkan tahun ini sebesar US$10 miliar.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.