JAKARTA - Pengusaha restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan mengeluhkan adanya pungutan liar (pungli) yang kerap disebut sebagai jasa keamanan di kawasan tersebut. Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo harus bisa mengatasi masalah ini.
"Pungutan-pungutan liar banyak sekali di sini, ini harus ditertibkan, ada grey area yang tetap harus kita berikan. Ini harus lebih disiplinkan," kata pemilik restoran Dialogue Eatery Sandra Tandjung, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, hari ini.
Kondisi ini tidak hanya dikeluhkan dirinya, teman-temannya sesama pengusaha di Kemang ini juga mengeluhkan hal yang sama. "Pernah ormas tertentu datang ke saya meminta setoran. Mereka memang eksis tapi enggak hanya di sini di mana-mana itu ada," ungkapnya.
"Pungutan-pungutan liar banyak sekali di sini, ini harus ditertibkan, ada grey area yang tetap harus kita berikan. Ini harus lebih disiplinkan," kata pemilik restoran Dialogue Eatery Sandra Tandjung, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, hari ini.
Kondisi ini tidak hanya dikeluhkan dirinya, teman-temannya sesama pengusaha di Kemang ini juga mengeluhkan hal yang sama. "Pernah ormas tertentu datang ke saya meminta setoran. Mereka memang eksis tapi enggak hanya di sini di mana-mana itu ada," ungkapnya.