• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tukang Becak Berkurban Sapi Seharga Rp 13 Juta

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Yqbt2.jpg
Keinginan Bambang (51) untuk membeli sapi kurban akhirnya terwujud. Ayah satu orang anak yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak di alun-alun Kota Pasuruan ini mengaku sangat bahagia.

"Alhamduillah, kulo tiyang mboten gadah, tesih saget kurban (Saya orang miskin masih bisa kurban)," kata Bambang, saat ditemui di rumahnya, Senin (14/10/2013) siang.

Saat ditemui di rumahnya Jalan Pucangan Nomor 9 RT 4 RW 4, Kecamatan Purworejo, Bambang menceritakan bagaimana akhirnya ia bisa membeli seekor sapi seharga Rp 13 juta.

Bambang menuturkan, uang yang dia gunakan adalah hasil pendapatan setiap hari dari penghasilannya menarik becak selama lebih dari lima tahun. Bambang mengatakan, sehari-hari dia berangkat menarik becak dari sekitar pukul 06.00 sampai pukul 12.00.

Maklum, usianya yang menginjak 50 tahun, membuatnya tak mampu mengayuh becak terlalu lama. Dalam satu hari, biasanya dia mendapat hasil sebanyak Rp 20.000-Rp 50.000. "Ya kadang Rp 20.000, kalau pas ramai bisa Rp 50.000," katanya.

Bambang mengaku juga mempunyai dua pelanggan tetap, yaitu seorang pelajar SDN Pakuncen, dan pelajar SMPN 5 Pasuruan. Setiap hari, dia mengantar jemput dua pelajar itu.

Sekali antar, dia mendapat upah Rp 3.000. Uang bayaran atau upah tersebut, biasa dia ambil seminggu sekali, untuk dimasukkan ke dalam kotak penyimpanan di jok becak miliknya.

Pria yang mengaku tak pernah mengenyam pendidikan ini, menambahkan, selain uang dari hasil keringatnya, ia juga dibantu istrinya Mahmuda (46), yang bekerja sebagai tukang pijat. Istrinya, mendapat upah Rp 15.000 hingga 20.000 untuk satu orang yang dipijat.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.