• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tubuh Manusia Juga Bercahaya

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. baehaqi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

baehaqi

IndoForum Senior E
No. Urut
13414
Sejak
29 Mar 2007
Pesan
4.073
Nilai reaksi
306
Poin
83
bsp_body_chakras_-_healing_energy_1207363.jpg



Para ilmuwan Jepang baru-baru ini mengungkapkan jika tubuh manusia mengeluarkan sinar. Cahaya tersebut dapat berpendar dengan jumlah yang sangat kecil pada suatu level tertentu dapat meningkat dan menurun.

Para peneliti juga telah membuktikan jika tubuh manusia mampu memancarkan cahaya sedikitnya seribu kali lebih kuat dari mata telanjang kita melihatnya. Fakta membuktikan, secara virtual segala mahluk hidup memancarkan cahaya yang sangat lemah, yang diduga muncul akibat produksi reaksi biokimia yang dipengaruhi oleh radikal bebas. Sinar yang terlihat ini berbeda dari radiasi inframerah.

Untuk mempelajari lebih banyak mengenai pancaran sinar yang redup ini, para ilmuwan di Jepang membuat sebuah kamera yang amat luar biasa yang mampu mendeteksi satuan energi cahaya satu per satu. Seperti dilansir LiveScience, sebanyak lima pria sehat berusia sekitar 20-an tahun menjadi sukarelawan dengan berdiri telanjang dada di depan kamera yang terdapat di ruang amat gelap selama 20 menit setiap tiga jam dari pukul 10.00 hingga 22.00. Observasi itu berlangsung selama tiga hari.

Para peneliti menemukan kalau tubuh manusia tersebut mengeluarkan cahaya berpendar yang kadang terang kadang redup sepanjang hari. Titik terendah pada pukul 10.00 dan titik puncak pada pukul 16.00. Cahaya tersebut kemudian berangsur-angsur meredup.

Hal ini membuktikan kalau cahaya akan memancarkan sinar sesuai dengan jam tubuh kita dimana keduanya saling berhubungan. Ini hampir menyerupai cara tubuh kita melakukan ritme metabolisme yang berubah-ubah sepanjang harinya.

Bagian wajah mengeluarkan sinar lebih terang daripada seluruh tubuh. Ini bisa disebabkan karena wajah lebih banyak menghasilkan zat dari sekujur tubuh. Selain itu, wajah memang paling sering terkena sinar matahari. Sel warna kulit seperti pigmen dan melanin adalah komponen yang berpendar yang kemungkinan mampu meningkatkan produksi cahaya dari dalam tubuh meski kecil sekalipun.

Selama cahaya redup tadi terhubung dengan metabolisme tubuh, ini akan memberi sugesti ke kamera yang mampu menandakan adanya pancaran sinar lemah yang dapat digunakan membantu bidang medis. Hal ini diungkapkan salah seorang peneliti sekaligus ahli jantung di Universitas Kyoto, Jepang Hitoshi Okamura.

Sementara, ahli energi cahaya di Institut Teknologi Tohoku, Masaki Kobayashi mengatakan, jika kita dapat melihat kilauan cahaya dari permukaan tubuh, berarti kita dapat melihat kondisi tubuh secara keseluruhan. (liputan6.com)
 
wogh keren, tau nya bisa memproduksi cahaya, sayang nya memang gak sekuat lampu sih
 
Ini kayaknya pernah baca dan udah comment, apa commen gw kehapus atau repost ya?/hmm
 
yup ,,betulll


Biasanya yg nyala tempat" cakra..

contoh cakra AJNA (mata ketiga) :D
 
/hmm
nice post brow /no1
 
Gara2 Roll back....
post gw ke apus yah/hmm

ada yg bilang tuh energi hidup manusia....
kalo lagi smangat warnanya kliatan cerah & bersinar terang
kalo lg sakit sebaliknya ya.....
 
hwhwhw mudah"an bisa dimanfaatin suatu hari nanti
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.