yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
[table="width: 500, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
[table="width: 400, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
[/td]
[/tr]
[/table]
[/td]
[/tr]
[/table]
CIAMIS – Sebuah truk Nopol B 9010 GY terguling di Jalan Raya Ahmad Yani, Kabupaten Ciamis tepatnya di Lingkungan Bolenglang, Kelurahan Kertasari, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Kamis (21/6/2012) malam.
Akibat peristiwa itu, polisi terpaksa mengalihkan jalur Banjar-Ciamis yang sebelumnya melintasi Depan Gedung Galuh Rahayu menuju Jalan Rumah Sakit terpaksa di putar menuju Jalan Raya Iwa Kusuma Soemantri melintasi terminal Ciamis menuju arah Tasikmalaya.
Truk yang dikemudikan Ade, 63, tersebut terguling setelah menabrak median dan rambu lalu-lintas. Semula truk melaju dengan kecepatan sedang dari arah Banjar (Timur) menuju Ciamis Kota (Barat) dengan tujuan Tasikmalaya. Sesampai di lokasi tiba-tiba truk menabrak median jalan dan terguling.
Dalam kejadian itu pengemudi truk dan seorang kernet Asep, 22, hanya mengalami shock dan luka lecet. Keduanya, selamat setelah berhasil keluar dari pintu mobil yang terbuka menghadap ke atas dalam posisi terguling. Warga yang melihat kejadian itu sempat menenaggkan keduanya dengan membawa sopir berikut kernet ke gedung terdekat yaitu Gedung Pramuka Cabang Ciamis.
Di sela istirahat di gedung pramuka, Ade sopir truk mengaku, dirinya tidak melihat ada median jalan di hadapanya. Ade menyebutkan, saat itu dia sedang menempuh perjalanan dari arah Pangandaran menuju Tasikmalaya.
“Sebelumnya saya sudah mengantar aspal hotmix untuk perbaikan jalan di Pangandaran. Setelah aspal diantar, sekitar pukul 18.00 WIB, kami menempuh perjalanan kembali ke Tasikmalaya. Sesampai di lokasi, ternyata malah menabrak median jalan hingga truk terbalik,” kata Ade.
Menurut Ade, posisi jalan terlihat gelap sehingga bagian median tidak terlihat dengan jelas. Lampu penerangan tidak begitu jelas, tiba-tiba terasa ada tanggul dan membuat truk langsung terjungkal. “Saya sangat kaget tidak meyangka ada penghalang. Saat truk mengangkat, saya tidak bisa berupaya apa-apa hanya pasrah dan tubuh saya langsung menimpa tubuh kernet,” jelasnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis Ajun Komisaris Polisi Andriyanti melalui petugas pengatur lalu-lintas menyebutkan, akibat truk terguling Jalur Banjar-Ciamis terpaksa di alihkan yang semula melintasi Jalan Rumah Sakit ke Jalan Ir H Djuanda terpaksa diputar ke Jalan Iwa Kusuma Soemantri dan Jalan Cipto Mangun Kusumo. “Pengalihan jalan berlangusng selama proses evakuasi dilakukan,” kata Andriyanto.
Andriyanto menjelaskan, penyebab kecelakaan terjadi diduga akibat pengemudi mengantuk. Sebab ruas jalan tersebut relatif terang dan lurus. Pengemudi juga sering melalui ruas jalan tersebut. “Posisi truk terguling berada di lampu merah. Dugaan kami pengemudi terlelap sekejap, dan truk oleng naik ke median jalan,” pungkas Andriyanto.
[tr]
[td]
[table="width: 400, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
[/tr]
[/table]
[/td]
[/tr]
[/table]
CIAMIS – Sebuah truk Nopol B 9010 GY terguling di Jalan Raya Ahmad Yani, Kabupaten Ciamis tepatnya di Lingkungan Bolenglang, Kelurahan Kertasari, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Kamis (21/6/2012) malam.
Akibat peristiwa itu, polisi terpaksa mengalihkan jalur Banjar-Ciamis yang sebelumnya melintasi Depan Gedung Galuh Rahayu menuju Jalan Rumah Sakit terpaksa di putar menuju Jalan Raya Iwa Kusuma Soemantri melintasi terminal Ciamis menuju arah Tasikmalaya.
Truk yang dikemudikan Ade, 63, tersebut terguling setelah menabrak median dan rambu lalu-lintas. Semula truk melaju dengan kecepatan sedang dari arah Banjar (Timur) menuju Ciamis Kota (Barat) dengan tujuan Tasikmalaya. Sesampai di lokasi tiba-tiba truk menabrak median jalan dan terguling.
Dalam kejadian itu pengemudi truk dan seorang kernet Asep, 22, hanya mengalami shock dan luka lecet. Keduanya, selamat setelah berhasil keluar dari pintu mobil yang terbuka menghadap ke atas dalam posisi terguling. Warga yang melihat kejadian itu sempat menenaggkan keduanya dengan membawa sopir berikut kernet ke gedung terdekat yaitu Gedung Pramuka Cabang Ciamis.
Di sela istirahat di gedung pramuka, Ade sopir truk mengaku, dirinya tidak melihat ada median jalan di hadapanya. Ade menyebutkan, saat itu dia sedang menempuh perjalanan dari arah Pangandaran menuju Tasikmalaya.
“Sebelumnya saya sudah mengantar aspal hotmix untuk perbaikan jalan di Pangandaran. Setelah aspal diantar, sekitar pukul 18.00 WIB, kami menempuh perjalanan kembali ke Tasikmalaya. Sesampai di lokasi, ternyata malah menabrak median jalan hingga truk terbalik,” kata Ade.
Menurut Ade, posisi jalan terlihat gelap sehingga bagian median tidak terlihat dengan jelas. Lampu penerangan tidak begitu jelas, tiba-tiba terasa ada tanggul dan membuat truk langsung terjungkal. “Saya sangat kaget tidak meyangka ada penghalang. Saat truk mengangkat, saya tidak bisa berupaya apa-apa hanya pasrah dan tubuh saya langsung menimpa tubuh kernet,” jelasnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis Ajun Komisaris Polisi Andriyanti melalui petugas pengatur lalu-lintas menyebutkan, akibat truk terguling Jalur Banjar-Ciamis terpaksa di alihkan yang semula melintasi Jalan Rumah Sakit ke Jalan Ir H Djuanda terpaksa diputar ke Jalan Iwa Kusuma Soemantri dan Jalan Cipto Mangun Kusumo. “Pengalihan jalan berlangusng selama proses evakuasi dilakukan,” kata Andriyanto.
Andriyanto menjelaskan, penyebab kecelakaan terjadi diduga akibat pengemudi mengantuk. Sebab ruas jalan tersebut relatif terang dan lurus. Pengemudi juga sering melalui ruas jalan tersebut. “Posisi truk terguling berada di lampu merah. Dugaan kami pengemudi terlelap sekejap, dan truk oleng naik ke median jalan,” pungkas Andriyanto.