• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Truk Kehilangan Kendali 18 Tewas

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
i0S9.jpg

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bangbayan Gekbrong, Cianjur, Sabtu 23 Februari 2013. Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Agustri Heriyanto, menjelaskan insiden itu terjadi sekitar pukul 06.15 WIB.

Kejadian berawal saat truk bermuatan oli dari arah Cianjur menabrak sepeda motor dan angkot F 1992 JH jurusan Cianjur - Gekbrong yang ada di depanya. "Remnya diduga blong," kata Agustri. Kemudian truk nahas itu menabrak lagi kendaraan yang berlawanan arah. Truk itu kehilangan kendali ke kanan dan menabrak rumah penduduk, dan kemudian terbalik.

Berdasarkan infomrasi yang dihimpun VIVAnews.com, truk tangki itu menyeret 30 sepeda motor yang ditumpangi buruh sepatu yang sedang antre masuk parbik mereka.

Kendaraan besar itu juga menabrak lima rumah warga. Puluhan karyawan, pelajar dan masyarakat yang akan bekerja menjadi korban.

Data dari SAR daerah Cianjur, korban meninggal akibat kejadian ini sudah 18 orang. Tercatat sebanyak 15 orang korban meninggal di tempat kejadian. Mereka adalah delapan orang laki-laki dan tujuh orang perempuan.

Koordinator evakuasi dari Sarda kabupaten Cianjur, Ade Risan, menyampaikan bahwa truk tangki bermuatan oli dari arah Sukabumi menuju cianjur itu menabrak antrean sepeda motor di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Km 36 Desa Bangbayang, Kecamatan Gebrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Lalu lintas sedang padat. Orang yang mau kerja, sekolah dan aktivitas lain. Korban terbanyak diperkirakan karyawan pabrik sepatu GSI, yang sedang antre masuk pabrik," katanya.
 
Banyak Korban Sulit Dikenali

KcULp.jpg

Kepolisian Daerah Jawa Barat, mengirim dua tim identifikasi untuk menyelidiki kecelakaan yang terjadi di KM 36, Jalan Raya Cianjur Sukabumi, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong Kabupaten Sukabumi.

Menurut Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya, dua tim yang dikirim akan membantu untuk mengidentifikasi korban dan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

"Banyak korban yang kondisinya rusak dan sulit dikenali, karena itu perlu dibantu. Tim Saat ini sedang dalam perjalanan dan sekitar satu jam lagi sampai," kata Tubagus Anis Angkawijaya di RSUD Cianjur, Sabtu, 23 Febuari 2013.

Sementara mengenai korban, dari data kepolisian ada 16 orang yang meninggal dunia dan korban luka-luka ada 11 orang. Sementara pendataan masih terus sambil menunggu tim identifikasi datang.

"Korban bertambah jadi 27 orang. Yang meninggal bertambah jadi 16. Sisanya luka berat. Saya sudah perintahkan perusahan pemilik kendaraan untuk datang," katanya.
 
Sebanyak 16 orang tewas akibat ditabrak truk truk kontainer yang mengangkut olei di Jl Raya Sukabumi, Kampung Babakan Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Cianjur pada Sabtu (23/2/2013) pagi.

Hingga Sabtu siang, baru sembilan korban yang berhasil diidentifikas. Berikut nama-nama korban tewasi:

1. Ahmad Noval Fauzi (24)
2. Agnes Devilestari (20)
3. Zainal Samsudin (27)
4. Asep Nurmansyah (27)
5. Nadya
6. Asep Sunandar (22)
7. Ayu Febrianti
8. Aling Nurjanah (23)
9. Maman (39) sopir truk.


Sedangkan 7 nama korban tewas saat ini masih diidentifikasi di RSUD Cianjur, Jawa Barat.
Sedangkan korban luka ringan sebanyak 10 orang dan empat orang luka berat juga dirawat di RSUD Cianjur.
Kecelakaan berawal dari tronton boks bernomor polisi L 9763 UA melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Pada saat melalui jalan lurus, diduga rem blong dan menabrak angkota kota bernomor polisi F 1922 YA yang dikemudikan Ujang, yang satu arah dengan truk.


Kemudian angkot itu menabrak belakang angkot bernomor polisi F 1956 YE yang dikemudikan Giran. Angkot ini juga menabrak sepeda motor bernomor polisi F 6738 ZK yang searah.

Tabrakan itu juga melibatkan sepeda motor bernomor polisi F 3904 WF yang searah, dan kemudian menabrak beberapa motor lainnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.