• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Trik Cespleng Atasi Diare Saat Banjir

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
fWXc.jpg


BANJIR masih melanda beberapa daerah di Indonesia, termasuk Ibu Kota DKI Jakarta. Nyatanya, berbagai penyakit dapat merebak ketika banjir datang, salah satunya diare. Berikut pencegahan untuk terhindar dari penyakit diare.

Penyakit diare sangat erat kaitanya dengan kebersihan individu (personal hygiene). Pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi, maka potensi banjir meningkat. Pada saat banjir, maka sumber-sumber air minum masyarakat, khususnya sumber air minum dari sumur dangkal akan banyak ikut tercemar.

Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Kesehatan, drg. Murti Utami, MPH, penyakit diare marak diderita masyarakat saat terkena banjir. Ini disebabkan karena tercemarnya sumber air minum ketika banjir datang.

“Pada saat banjir, biasanya akan terjadi pengungsian di mana fasilitas dan sarana serba terbatas, termasuk ketersediaan air bersih. Itu semua menjadi potensial menimbulkan penyakit diare disertai penularan yang cepat,” katanya lewat rilis yang diterima redaksi Okezone.

Untuk menghindari penyakit diare, tambahnya, masyarakat harus tetap waspada dan membiasakan cuci tangan dengan sabun setiap akan makan dan minum. Ini dinilai sebagai salah satu cara yang paling efektif untuk menghindari penyakit diare.

Selain itu, untuk air yang dikonsumsi, biasakan masyarakat untuk merebus air minum hingga mendidih setiap hari. Menurut data yang ada, penderita penyakit diare banyak yang acuh dengan air minum. Air yang panas dianggap sudah membunuh kuman, tetapi pada dasarnya kuman mati dengan direbus hingga mendidih.

Kementrian Kesehatan juga menyarankan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari tumpukan sampah di sekitar tempat tinggal. Jika gejala diare sudah terasa, hubungi segera petugas kesehatan terdekat Anda.
 
wahh,,

haruss waspada nih bagi warga yang kebanjiran..
terutama anak kecil yang suka main-main dibanjirr..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.