Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Trending twitter, Gilang sang predator "Fetish Kain Jarik" berkedok riset akademik!
Banyak korban yg mulai speak up, di twitter
Fetish Kain Jarik, adalah kondisi manusia terangsang kepada kain jarik akibat fantasi seksual. Dapat dikatakan fetish sendiri adalah sebuah kelainan atau gangguan kejiwaan seseorang yg mempunyai ketertarikan kepada suatu objek sebagai fantasi seksual.
Banyak sekali ditemui kasus kelainan fetish dengan objek yg unik & bahkan dapat dikatakan aneh, ada yg fetish kepada kaki, guling, kodok, celana dalam, baju dalam & bahkan kain jarik!
Quote:
Psikolog Inez Kristianti M.Psi, menjelaskan, "Fetish adalah ketika seseorang merasakan rangsangan seksual dari fantasi atau perilaku sekssual yg melibatkan nonliving objects, misal sepatu, celana dalam, bra, atau bagian tubuh nongenital dapat itu rambut, hingga kaki,"
Membahas tentang Fetish, beredar viral tranding topik on twitter Indonesia pagi ini dengan hastag #Gilang.
Di mana hal itu disebabkan dengan adanya sebuah postingan dari akun Twitter @m_fikris yg speak up kepada apa yg dialaminya beberapa hari ini!
Akun bernama Mufiz ini menceritakan kisahnya mendapatkan sebuah pelecehan seksual yg dilakukan oleh seseorang bernama Gilang.
Mereka kenal sejak tahun lalu, berawal dari akun sang predator yg memfollow akun Instagram Mufiz & DM meminta untuk difollback.
Karena Mufiz melihat postingan dari Gilang ini sewajarnya mahasiswa & memperlihatkan latar belakang foto kampus, maka dia memutuskan untuk follback.
Diketahui akun atas nama Gilang ini mengaku berkuliah di Unair, angkatan tahun 2015!
Tepatnya hari Jumat kemarin akun Gilang DM Mufiz & meminta nomer WA, katanya untuk kepentingan riset akademik yg tidak dapat dijelaskan di DM Instagram. Akhirnya tanpa kecurigaan Mufiz pun memberikan nomer WA-nya!
Pada percakapan awal Gilang menjelaskan tentang riset yg dia ambil untuk persyaratan kelulusan, & berharap Mufiz dapat menolong risetnya.
Gilang juga menjelaskan bahwa dia memiliki penyakit vertigo akut dengan dramatisnya.
Semula Gilang pun menjelaskan bahwa dia mengangkat tema bungkus-membungkus dalam risetnya, yg katanya dengan tujuan untuk meneliti respon seseorang saat dibungkus dengan berbagai alibi alasan yg dibuat-buat olehnya.
Akhirnya Mufiz pun menerima untuk jadi objek penelitian riset yg dilakukan oleh Gilang meskipun di awal-awal dia sempat takut dengan penjelasan dari Gilang, namun karena Gilang meminta & memohon-mohon akhirnya Mufiz pun mau untuk dibungkus mengpakai kain jarik & dilakban mulut, mata serta kakinya dengan bantuan teman dari Mufiz.
Akhirnya tiba waktu di mana Mufiz ke rumah temannya untuk meminta bantu membungkusnya.
Berdasarkan berbagai arahan dati Gilang, Mufiz dibungkus dengan kain jarik selama 3jam.
Foto & video di saat dibungkus inipun diminta dikirimkan pada Gilang, dengan bantuan sahabat dari Mufiz yg dimintanya untuk merekam.
Seperti apa kronologis lengkapnya?
Lihat di bawah ini!
Banyak sekali ditemui kasus kelainan fetish dengan objek yg unik & bahkan dapat dikatakan aneh, ada yg fetish kepada kaki, guling, kodok, celana dalam, baju dalam & bahkan kain jarik!
Quote:
Psikolog Inez Kristianti M.Psi, menjelaskan, "Fetish adalah ketika seseorang merasakan rangsangan seksual dari fantasi atau perilaku sekssual yg melibatkan nonliving objects, misal sepatu, celana dalam, bra, atau bagian tubuh nongenital dapat itu rambut, hingga kaki,"
Membahas tentang Fetish, beredar viral tranding topik on twitter Indonesia pagi ini dengan hastag #Gilang.
Di mana hal itu disebabkan dengan adanya sebuah postingan dari akun Twitter @m_fikris yg speak up kepada apa yg dialaminya beberapa hari ini!
Akun bernama Mufiz ini menceritakan kisahnya mendapatkan sebuah pelecehan seksual yg dilakukan oleh seseorang bernama Gilang.
Mereka kenal sejak tahun lalu, berawal dari akun sang predator yg memfollow akun Instagram Mufiz & DM meminta untuk difollback.
Karena Mufiz melihat postingan dari Gilang ini sewajarnya mahasiswa & memperlihatkan latar belakang foto kampus, maka dia memutuskan untuk follback.
Diketahui akun atas nama Gilang ini mengaku berkuliah di Unair, angkatan tahun 2015!
Tepatnya hari Jumat kemarin akun Gilang DM Mufiz & meminta nomer WA, katanya untuk kepentingan riset akademik yg tidak dapat dijelaskan di DM Instagram. Akhirnya tanpa kecurigaan Mufiz pun memberikan nomer WA-nya!
Pada percakapan awal Gilang menjelaskan tentang riset yg dia ambil untuk persyaratan kelulusan, & berharap Mufiz dapat menolong risetnya.
Gilang juga menjelaskan bahwa dia memiliki penyakit vertigo akut dengan dramatisnya.
Semula Gilang pun menjelaskan bahwa dia mengangkat tema bungkus-membungkus dalam risetnya, yg katanya dengan tujuan untuk meneliti respon seseorang saat dibungkus dengan berbagai alibi alasan yg dibuat-buat olehnya.
Akhirnya Mufiz pun menerima untuk jadi objek penelitian riset yg dilakukan oleh Gilang meskipun di awal-awal dia sempat takut dengan penjelasan dari Gilang, namun karena Gilang meminta & memohon-mohon akhirnya Mufiz pun mau untuk dibungkus mengpakai kain jarik & dilakban mulut, mata serta kakinya dengan bantuan teman dari Mufiz.
Akhirnya tiba waktu di mana Mufiz ke rumah temannya untuk meminta bantu membungkusnya.
Berdasarkan berbagai arahan dati Gilang, Mufiz dibungkus dengan kain jarik selama 3jam.
Foto & video di saat dibungkus inipun diminta dikirimkan pada Gilang, dengan bantuan sahabat dari Mufiz yg dimintanya untuk merekam.
Seperti apa kronologis lengkapnya?
Lihat di bawah ini!
Spoiler for Gilang Predator Fetish Kain Jarik:
2. Penjelasan meminta bantuan untuk jadi objek riset
3. Proses Pembungkusan & Video
Tidak berhenti di situ, setelah prosesi pembungkusan selesai, Gilang bilang kalau sahabatnya yg membungkus mufiz tadi sepertinya cocok juga untuk dijadikan objek risetnya, & dia juga meminta untuk sahabat Mufiz ini jadi objek risetnya.
Gilang juga mengirimkan sebuah gambar saat Mufiz diikat mengpakai lakban & bilang, "Dek, siapa nih ganteng" & bilang kalau becanda.
Dari sini Mufiz mulai curiga!
Namun tetap melanjutkan untuk mengerjakan riset dengan objek sahabatnya.
Namun di tengah proses, sahabat dari Mufiz ini tidak tahan & merasa dahaga minta minum, semula Gilang melarang namun karena Mufiz tidak tega dengan sahabtanya maka dia memutuskan untuk memberikan minum.
Dan ternyata sahabat Mufiz memutuskan untuk tidak melanjutkan, & itu menciptakan Gilang marah & mengancam harap bunuh diri dengan alasan penyakit vertigonya.
Namun karena Mufiz meminta maaf, akhirnya Gilang mengurungkan niatnya bunuh diri.
Spoiler for Kronologis:
Setelah kejadian tersebut, malamnya Gilang menciptakan sebuah snap yg mengatas namakan keluarganya, yg mengatakan kalau Gilang penyakitnya kumat & meminta doa untuk kesembuhannya.
Keluarganya juga menjelaskan kalau Gilang kambuh karena pertengkaran dengan sahabatnya!
Akhirnya Mufiz pun menjelaskan bahwa dia yg bertengkar dengan Gilang tadi, & intinya sang keluarga meminta Mufiz untuk mengulang riset tadi siang.
Dan Mufiz pun menolak karena dia mendapatkan informasi dari sahabatnya bahwa sedang marak kasus fetish kain jarik seperti ini & heboh di Facebook.
Mufiz juga memperlihat isi galery dari Gilang yg dibagikan ke sahabatnya yg menunjukkan banyak korban riset palsu dari Gilang.
Setelah Mufiz speak up di twitternya & viral, ternyata muncul para korban dari Gilang yg juga ikut berani berbicara (jumlahnya tidak sedikit).
Ternyata Gilang ini sudah lama mengalami Fetish & jadi predator di media sosial instagram & twitter.
Modusnya pun juga serupa, yaitu berkedok riset akademik.
Adapun tujuan Mufiz untuk speak up di media sosial yaitu dia tidak harap bermunculan korban-korban baru.
Sebab aksi dari Gilang ini sudah sangat mengkhawatirkan!
Harapan dari Mufiz juga supaya pihak dari Unair mengambil tindakan, sebab Gilang mengaku sebagai mahasiswa Unair otomatis mencemarkan nama baik.
Wahhh ternyata ada ya GanSis kelainan yg semacam ini
Benar-benar Reynhard Sinaga KW 2 ini mah!
Semoga Gilang ini daoat segera diamankan & ditindak oleh pihak berwajib ya, supaya tidak semakin banyak korban berjatuhan & meresahkan.
Oke, buat Agan & Sista yg harap memberikan tanggapan. Silakan tinggalkan komentar di bawah!
Terima kasih sudah singgah, & see you next time
Penulis: @masnukho2020
Narasi: opini pribadi
Referensi & Sumber: 1, 2, 3, 4
Kunjungi Blog Komunitas KOMPAK dengan Klik Gambar Di Bawah Ini!