Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Aset digital atau NFT kini semakin gencar merambah ke Industri musik. Banyaknya musisi yg mulai melirik NFT sebagai sarana penjualan mereka. Penggunaan NFT sendiri dalam dunia musik bahkan dapat memungkinkan terjadinya revolusi industri musik di kemudian hari. Entah itu dari penjualan album, kolaborasi, penjualan merchandise, atau tiket konser, semua dapat dilakukan mengpakai teknologi NFT.
Ini dia beberapa NFT yg dipakai di Industri musik:
Label musik asal Amerika yg menaungi musisi-musisi Asia ini baru meluncurkan NFT Head In The Clouds Forever untuk Coachella Valley Music & Art Festival. NFT ini merupakan kolaborasi 88rising dengan seniman visual, Curry Tian. Para pemilik NFT Head In The Clouds Forever ini dapat merasakan pengalaman baru dalam menonton konser dengan akses-akses eksklusif yg cuma didapatkan oleh pemilik NFT. Selain itu mereka juga dapat mendapatkan promo menarik dalam pembelian merchandise 88rising di marketplace. Menariknya, mereka dapat melihat & merasakan transformasi NFT tersebut jadi magical creatureyang di design oleh seniman Curry Tian tersebut. Penjualan NFT ini dilakukan dengan cara dilelang di platform Coachella NFT Marketplace dengan FTX US wallet.
Album baru King of Leon yg dirilis Maret lalu ini sudah mengpakai NFT sebagai salah satu sarana penjualan albumnya. Walau masih dijual di platform-platform digital, namun menariknya di NFT ini adalah King of Leon menawarkan tiga token NFT. Token yg perdana pemilik akan mendapatkan album spesial, yg kedua pemilik mendapatkan kesempatan untuk menonton konser secara live, & yg ketiga pemilik token akan mendapatkan selipan karya audiovisual eksklusif dari King of Leon. King of Leon jadi pelopor penjualan tiket melalui NFT dengan golden ticket nya dimana pembeli dapat menonton konser & mendapat tempat terdepan & dapat berjumpa sang musisi sebelum konser dimulai.
Penyanyi pop yg mengawali karir musiknya di social media vine ini memang tidak pernah ketinggalan jaman soal teknologi. Baru-baru ini Shawn Mendes baru saja berkolaborasi dengan platform creator NFT, Genies yg menghasilkan collectible item. NFT ini terinspirasi dari album Wonder yg dirilis tahun 2020 lalu. Shawn juga mengatakan bahwa NFT ini akan jadi sebuah penggalangan danang yg bertujuan untuk memperkuat, mengangkat, & memberdayakan digital artist muda di dunia. Pembelian NFT ini dapat dilakukan mengpakai platform OpenSea.
Dalam event lelang One of Tuesday, rekaman demo Whitney Houston saat ia berumur 17 tahun dibuat jadi NFT. Bukan cuma rekaman, NFT itu juga berisikan gambar & video-video Whitney saat masih remaja. Tak berhenti hingga disitu, NFT ini juga menawarkan paket Gold & Platinum yg berisikan arsip foto langka dari masa kecil menuju karirnya Houston dalam bentuk scrapbook digital. Paket tertinggi yaitu paket Diamond akan mendapatkan video artwork dari Sinclair yg terinspirasi oleh video klip The Greatest Love of All & I will Always Love You. NFT ini berhasil terjual seharga USD 1 Miliar pada tanggal 14 Desember 2021.
Apakah trend NFT di industri musik akan merambat ke Indonesia? Kita tunggu saja!
Hari ini 14:21
Ini dia beberapa NFT yg dipakai di Industri musik:
88Rising: Head In The Clouds Forever
Label musik asal Amerika yg menaungi musisi-musisi Asia ini baru meluncurkan NFT Head In The Clouds Forever untuk Coachella Valley Music & Art Festival. NFT ini merupakan kolaborasi 88rising dengan seniman visual, Curry Tian. Para pemilik NFT Head In The Clouds Forever ini dapat merasakan pengalaman baru dalam menonton konser dengan akses-akses eksklusif yg cuma didapatkan oleh pemilik NFT. Selain itu mereka juga dapat mendapatkan promo menarik dalam pembelian merchandise 88rising di marketplace. Menariknya, mereka dapat melihat & merasakan transformasi NFT tersebut jadi magical creatureyang di design oleh seniman Curry Tian tersebut. Penjualan NFT ini dilakukan dengan cara dilelang di platform Coachella NFT Marketplace dengan FTX US wallet.
King of Leon: NFT yourself
Album baru King of Leon yg dirilis Maret lalu ini sudah mengpakai NFT sebagai salah satu sarana penjualan albumnya. Walau masih dijual di platform-platform digital, namun menariknya di NFT ini adalah King of Leon menawarkan tiga token NFT. Token yg perdana pemilik akan mendapatkan album spesial, yg kedua pemilik mendapatkan kesempatan untuk menonton konser secara live, & yg ketiga pemilik token akan mendapatkan selipan karya audiovisual eksklusif dari King of Leon. King of Leon jadi pelopor penjualan tiket melalui NFT dengan golden ticket nya dimana pembeli dapat menonton konser & mendapat tempat terdepan & dapat berjumpa sang musisi sebelum konser dimulai.
Shawn Mendes
Penyanyi pop yg mengawali karir musiknya di social media vine ini memang tidak pernah ketinggalan jaman soal teknologi. Baru-baru ini Shawn Mendes baru saja berkolaborasi dengan platform creator NFT, Genies yg menghasilkan collectible item. NFT ini terinspirasi dari album Wonder yg dirilis tahun 2020 lalu. Shawn juga mengatakan bahwa NFT ini akan jadi sebuah penggalangan danang yg bertujuan untuk memperkuat, mengangkat, & memberdayakan digital artist muda di dunia. Pembelian NFT ini dapat dilakukan mengpakai platform OpenSea.
Unreleased Demo Whitney Houston
Dalam event lelang One of Tuesday, rekaman demo Whitney Houston saat ia berumur 17 tahun dibuat jadi NFT. Bukan cuma rekaman, NFT itu juga berisikan gambar & video-video Whitney saat masih remaja. Tak berhenti hingga disitu, NFT ini juga menawarkan paket Gold & Platinum yg berisikan arsip foto langka dari masa kecil menuju karirnya Houston dalam bentuk scrapbook digital. Paket tertinggi yaitu paket Diamond akan mendapatkan video artwork dari Sinclair yg terinspirasi oleh video klip The Greatest Love of All & I will Always Love You. NFT ini berhasil terjual seharga USD 1 Miliar pada tanggal 14 Desember 2021.
Apakah trend NFT di industri musik akan merambat ke Indonesia? Kita tunggu saja!
Hari ini 14:21