• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Transjakarta Terbakar, Pemprov Harus Panggil BLU

tommy-ch

IndoForum Newbie A
No. Urut
11387
Sejak
11 Feb 2007
Pesan
306
Nilai reaksi
36
Poin
28
JAKARTA - Badan layanin Umum (BLU) Tarnsjakarta serta operator gagal dalam melakukan perawatan dan pemeriksaan armada moda transportasi yang digulirkan sejak era pemerintahan Gubernur Sutiyoso. Agar masyarakat tidak kecewa, pemprov harus memanggil pihak BLU Transjakarta agar bus yang terbakar ini tidak terulang kembali.

"Busway terbakar ini merupakan bom waktu. Kalau tidak ditangani dengan baik, busway akan kolaps. Padahal busway sudah disubsidi sekian miliar. Seharusnya dirawat dong," ujar Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, Jumat (12/12/2008).

Pemprov juga harus memberikan peringatan, karena armada busway merupakan bentuk pelayanan publik yang seharusnya dirawat secara maksimal sebelum dan sesudah bus itu dioperasikan. Apalagi selain solar, armada busway juga menggunakan bahan bakar gas (BBG) yang harus mendapatkan perhatian lebih dari segi teknisnya.

Diketahui berdasarkan data BLU Transjakarta, terdapat 335 armada yang menggunakan gas atau Compressed Natural Gas (CNG). Sementara bus berbahan bakar solar, hanya di koridor I (Blok M-Kota) saja, yakni sejumlah 91 bus.

Tulus setuju jika semua armada busway menggunakan gas. Ini merupakan pilihan tepat untuk pelestarian lingkungan. Busway BBG juga dianggap sebagai pilot project agar semua masyarakat beralih dari BBM yang boros ke BBG yang hemat dan ramah lingkungan.

Rincian armada yang menggunakan gas, yakni pada koridor II (Pulogadung-Harmoni) terdapat 55 bus, koridor III (Kalideres-Harmoni) terdapat 71 bus, koridor IV (Dukuh Atas-Pulogadung) sebanyak 48 bus, koridor V (Kampung Melayu -Ancol) dari rencana 30 bus baru ada 23 bus, koridor VI (Ragunan-Kuningan) ada 53 bus berbahan bakar gas, dan terakhir di koridor VII (Kampung Rambutan-Kamppung Melayu) terdapat 85 bus.

Rencananya pemprov menargetkan ada 500 armada lagi yang akan dikonversi ke CNG dengan batas waktu akhir tahun ini. Namun� hingga saat ini wacana tersebut masih belum terealisasi juga.
 
jah
ter bakar
duit na k mana om/?
d makan ya/?
/swt
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.