yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
SOLO - Bertepatan Hari Kartini, seorang suami seharusnya bisa lebih menghormati dan memberikan toleransi terhadap istrinya. Namun, tidak demikian dengan seorang suami di Kota Solo, Jawa Tengah, yang justru menganiaya istri hingga tewas hanya karena menolak diajak arisan keluarga.
Yuliantini (30), warga Kampung Kalangan, Jagalan, Jebres, meregang nyawa akibat dianiaya suaminya, Sukiran, Minggu (21/4/2013).
Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga KDRT) itu bermula saat Sukiran bermaksud mengajak korban pergi arisan keluarga di Kabupaten Klaten.
Namun, dengan berbagai alasan korban menolak ajakan suaminya. Penolakan tersebut diduga menjadi pemicu kemarahan Sukiran. Puncak emosi, tersangka menendang leher belakang korban hingga tidak sadarkan diri.
Melihat kondisi itu, tersangka meminta pertolongan tetangga.
Menurut Sarwini, dia mengoleskan minyak kayu putih setelah dimintai pertolongan oleh tersangka. Setelah ditunggu beberapa saat, korban masih tetap tidak begerak.
Tubuh Yuliantini yang terbujur kaku menjadi terlihat pucat. Pihak keluarga akhirnya membawa jenazah korban ke RS Muwardi untuk diautopsi. Sementara, Sukiran diamankan polisi ke Mapolresta Surakarta.
Kapolsek Jebres, AKP Edison Panjaitan, mengatakan, tersangka masih syok setelah membunuh istrinya. Kasus itu diserahkan ke Polres Surakarta karena motif pembunuhan belum terungkap.