piggyback
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 4404
- Sejak
- 7 Agt 2006
- Pesan
- 1.546
- Nilai reaksi
- 521
- Poin
- 113
Cerita ini merupakan terjemahan dari versi Chinese :
Jika sekarang anda memiliki seorang yang sangat dicintai, Ingatlah
selalu kebaikannya, sayangilah segalanya, agar segala perasaan yang
indah menjadi nyata.
Touching Story
Tahun itu, dia mendadak muncul, tampangnya tidak seberapa. Di bawah
dukungan teman sekamar, yakni Siao Cien, dengan memaksakan diri aku
bersahabat dengan dia.Secara perlahan, aku mendapati bahwa dia
adalah orang yang penuh pengertian dan lemah lembut. Hari berlalu,
hubungan kami semakin dekat, perasaan di antara Kami semakin
menguat, dan juga mendapat
dukungan dari teman-teman. Pada suatu hari di tahun kelulusan kami,
dia berkata padaku :"Saya telah mendapatkan beasiswa untuk
melanjutkan studi tetapi di Amerika, dan saya tidak tahu akan pergi
berapa lama, kita bertunangan dulu,bolehkah ?"
Mungkin dalam keadaan tidak rela melepas kepergiannya, saya
mengangguk.Oleh karena itu sehari sesudah hari wisuda, hari itulah
merupakan hari pertunangan kami berdua. Setelah bertunangan tidak
berapa lama, bersamaan dengan ucapan selamat dan perasaan berat hati
dalam hatiku, dia menaiki pesawat dan terbang menuju sebuah negara
yang asing.Saya
juga mendapatkan sebuah pekerjaan yang bagus, memulai hari bekerja
dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Telpon interlokal merupakan cara
kami untuk tetap berhubungan dan melepas kerinduan.
Suatu hari, sebuah hal yang naas terjadi pada diri. Pagi hari, dalam
perjalanan menuju tempat kerja, sebuah taksi demi menghindari seekor
anjing di jalan raya, mendadak menikung tajam. Tidak tahu lewat
berapa lama, saat siuman telah berada di rumah sakit,anggota
keluarga yang mengelilingi melihat saya telah siuman, mereka lantas
memanggil dokter. "Pah, Mengapa ? Mengapa saya tidak dapat
memanggilnya ?
Dokter mendatangiku dan memeriksa, suster menyuntikkan sebuah serum
ke dalam diriku, mempersilahkan orang lainnya untuk keluar terlebih
dahulu.
Ketika siuman kembali, yang terlihat adalah raut wajah yang sedih
dari setiap orang, sebenarnya apa yang terjadi. Mengapa saya tidak
dapat bersuara ? Ayah dengan sedihnya berkata : "Siao Min, dokter
bilang syaraf Kamu mengalami luka, untuk sementara tidak dapat
bersuara, lewat beberapa waktu akan membaik." "Saya tidak mau !"
saya dengan berusaha memukul ranjang, membuka mulut lebar-lebar
berteriak, tapi
hanya merupakan sebuah protes yang tidak bersuara. Setelah kembali
ke rumah, kehidupanku berubah. Suara telp yg didambakan sewaktu
dulu, merupakan suara yang sangat menakutkan sekarang ini. Saya
tidak lagi keluar rumah, juga menjadi seorang yang menyia-nyiakan
diri, ayah mulai berpikir untuk pindah rumah. Dan dia? di belahan
bumi yang lain, yang diketahui hanyalah saya telah membatalkan
pertunangan kami,
setiap telpon darinya tidak mendapatkan jawaban, setiap surat yang
ditulisnya bagaikan batu yang tenggelam ke dasar lautan.
Dua tahun telah berlalu, saya secara perlahan telah dapat keluar
yang masa gelap ini, memulai hidup baru, juga mulai belajar bahasa
isyarat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Suatu hari, Siao Cien
datang ke rumah merayakan ulang tahunku, serta memberitahu bahwa dia
telah kembali, sekarang bekerja di sebuah perusahaan sebagai seorang
insinyur. Saya berdiam diri, tidak mengatakan apapun. Mendadak bel
pintu berbunyi, orang rumah karena suara bel yang berbunyi berulang-
ulang dan
terdengar tergesa-gesa, tidak tahu harus berbuat apa,akhirnya ayah
menyeretkan langkah kakinya yang berat, pergi membuka pintu. Saat
itu, di dalam rumah mendadak hening, dia telah muncul, berdiri di
depan pintu rumahku. Dia mengambil napas yang dalam, dengan perlahan
berjalan ke hadapanku, dengan bahasa isyarat yang terlatih, dia
berkata: "Maafkan saya ! Saya terlambat satu tahun baru menemuimu,
dalam satu tahun ini, Saya berusaha dengan keras untuk mempelajari
bahasa isyarat, demi untuk hari ini, Tidak peduli kamu berubah
menjadi apapun, selamanya kamu merupakan Orang yang paling kucinta.
Selain kamu, saya tidak akan mencintai orang lain,Marilah kita
Menikah !"
The End
Dear friend,
Cinta yang tulus tak terpengaruh oleh perubahan, yang ada hanyalah
penerimaan, tak perduli seberapa besar perubahan itu, cinta selalu
dapat menerima dikala pasangan kita berubah , cobalah tengok ke
belakang dan jujurlah bertanya ,apakah dia yang berubah atau kadar
penerimaan kita yang menipis??? ^^
" One day you will come to realize that you are simply an eternal
essence in need of nothing except Love"
kl suka GRP donk...
Jika sekarang anda memiliki seorang yang sangat dicintai, Ingatlah
selalu kebaikannya, sayangilah segalanya, agar segala perasaan yang
indah menjadi nyata.
Touching Story
Tahun itu, dia mendadak muncul, tampangnya tidak seberapa. Di bawah
dukungan teman sekamar, yakni Siao Cien, dengan memaksakan diri aku
bersahabat dengan dia.Secara perlahan, aku mendapati bahwa dia
adalah orang yang penuh pengertian dan lemah lembut. Hari berlalu,
hubungan kami semakin dekat, perasaan di antara Kami semakin
menguat, dan juga mendapat
dukungan dari teman-teman. Pada suatu hari di tahun kelulusan kami,
dia berkata padaku :"Saya telah mendapatkan beasiswa untuk
melanjutkan studi tetapi di Amerika, dan saya tidak tahu akan pergi
berapa lama, kita bertunangan dulu,bolehkah ?"
Mungkin dalam keadaan tidak rela melepas kepergiannya, saya
mengangguk.Oleh karena itu sehari sesudah hari wisuda, hari itulah
merupakan hari pertunangan kami berdua. Setelah bertunangan tidak
berapa lama, bersamaan dengan ucapan selamat dan perasaan berat hati
dalam hatiku, dia menaiki pesawat dan terbang menuju sebuah negara
yang asing.Saya
juga mendapatkan sebuah pekerjaan yang bagus, memulai hari bekerja
dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Telpon interlokal merupakan cara
kami untuk tetap berhubungan dan melepas kerinduan.
Suatu hari, sebuah hal yang naas terjadi pada diri. Pagi hari, dalam
perjalanan menuju tempat kerja, sebuah taksi demi menghindari seekor
anjing di jalan raya, mendadak menikung tajam. Tidak tahu lewat
berapa lama, saat siuman telah berada di rumah sakit,anggota
keluarga yang mengelilingi melihat saya telah siuman, mereka lantas
memanggil dokter. "Pah, Mengapa ? Mengapa saya tidak dapat
memanggilnya ?
Dokter mendatangiku dan memeriksa, suster menyuntikkan sebuah serum
ke dalam diriku, mempersilahkan orang lainnya untuk keluar terlebih
dahulu.
Ketika siuman kembali, yang terlihat adalah raut wajah yang sedih
dari setiap orang, sebenarnya apa yang terjadi. Mengapa saya tidak
dapat bersuara ? Ayah dengan sedihnya berkata : "Siao Min, dokter
bilang syaraf Kamu mengalami luka, untuk sementara tidak dapat
bersuara, lewat beberapa waktu akan membaik." "Saya tidak mau !"
saya dengan berusaha memukul ranjang, membuka mulut lebar-lebar
berteriak, tapi
hanya merupakan sebuah protes yang tidak bersuara. Setelah kembali
ke rumah, kehidupanku berubah. Suara telp yg didambakan sewaktu
dulu, merupakan suara yang sangat menakutkan sekarang ini. Saya
tidak lagi keluar rumah, juga menjadi seorang yang menyia-nyiakan
diri, ayah mulai berpikir untuk pindah rumah. Dan dia? di belahan
bumi yang lain, yang diketahui hanyalah saya telah membatalkan
pertunangan kami,
setiap telpon darinya tidak mendapatkan jawaban, setiap surat yang
ditulisnya bagaikan batu yang tenggelam ke dasar lautan.
Dua tahun telah berlalu, saya secara perlahan telah dapat keluar
yang masa gelap ini, memulai hidup baru, juga mulai belajar bahasa
isyarat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Suatu hari, Siao Cien
datang ke rumah merayakan ulang tahunku, serta memberitahu bahwa dia
telah kembali, sekarang bekerja di sebuah perusahaan sebagai seorang
insinyur. Saya berdiam diri, tidak mengatakan apapun. Mendadak bel
pintu berbunyi, orang rumah karena suara bel yang berbunyi berulang-
ulang dan
terdengar tergesa-gesa, tidak tahu harus berbuat apa,akhirnya ayah
menyeretkan langkah kakinya yang berat, pergi membuka pintu. Saat
itu, di dalam rumah mendadak hening, dia telah muncul, berdiri di
depan pintu rumahku. Dia mengambil napas yang dalam, dengan perlahan
berjalan ke hadapanku, dengan bahasa isyarat yang terlatih, dia
berkata: "Maafkan saya ! Saya terlambat satu tahun baru menemuimu,
dalam satu tahun ini, Saya berusaha dengan keras untuk mempelajari
bahasa isyarat, demi untuk hari ini, Tidak peduli kamu berubah
menjadi apapun, selamanya kamu merupakan Orang yang paling kucinta.
Selain kamu, saya tidak akan mencintai orang lain,Marilah kita
Menikah !"
The End
Dear friend,
Cinta yang tulus tak terpengaruh oleh perubahan, yang ada hanyalah
penerimaan, tak perduli seberapa besar perubahan itu, cinta selalu
dapat menerima dikala pasangan kita berubah , cobalah tengok ke
belakang dan jujurlah bertanya ,apakah dia yang berubah atau kadar
penerimaan kita yang menipis??? ^^
" One day you will come to realize that you are simply an eternal
essence in need of nothing except Love"
kl suka GRP donk...
...