Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.425
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Tottenham ikuti langkah Chelsea, libatkan suporter ke manajemen.
Seorang suporter Tottenham Hotspur mengangkat spanduk protes mendesak Daniel Levy mundur dari manajemen klub itu menyusul polemik Liga Super Eropa jelang timnya menjalani sepak mula final Piala Liga Inggris melawan Manchester City di luar Stadion Wembley, London, Inggris, pada Sabtu (25/4/2021). (ANTARA/REUTERS/ACTION IMAGES/Peter Cziborra)
Jakarta (ANTARA) - Tottenham Hotspur mengikuti langkah Chelsea dengan melibatkan elemen suporter dalam kebijakan manajemen klub itu, sebagai buntut dari polemik keikutsertaan mereka mendirikan Liga Super Eropa bulan lalu.
"Kami mendapat pelajaran dari kejadian belakangan ini & sudah meninjau keterlibatan suporter sebagai prioritas," begitu pernyataan yg dirilis laman resmi Tottenham, Selasa.
"Sebagai tindak lanjut, kami akan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk membentuk Panel Penasihat Klub, yg terdiri dari perwakilan terpilih dari berbagai daerah basis penggemar yg inklusif & mencerminkan keberagaman," tulis pernyataan yg sama.
Ketua panel tersebut akan ditunjuk setiap tahun sebagai anggota penuh non-eksekutif Dewan Klub.
Kriteria & proses pemilihan Panel Penasihat Klub itu nantinya akan dirumuskan bersama-sama antara Tottenham dengan para suporternya, supaya memenuhi aspek keterwakilan.
Baca juga: Mulai 1 Juli Chelsea libatkan suporter dalam rapat manajemen
Baca juga: Pemilik MU Avram Glazer tak mau minta maaf soal Liga Super Eropa
Di sisi lain, Tottenham juga menyatakan kekecewaan atas belum berlangsungnya pertemuan antara pihak klub dengan dewan pimpinan kelompok suporter, THST.
THST belum lama ini meminta manajemen klub yg saat ini menjabat untuk mengundurkan diri sebagai langkah kekecewaan mereka atas langkah gegabah terlibat dalam pendirian Liga Super Eropa.
Tottenham bersama lima klub Inggris lainnya, tiga klub Spanyol & tiga klub Italia pada 18 April mengumumkan pendirian Liga Super Eropa, sebuah lomba tengah pekan tandingan Liga Champions.
Namun, di tengah derasnya gelombang kritik dari masyarakat sepak bola & suporter masing-masing klub, Tottenham beserta lima klub Inggris lainnya memutuskan mundur dari inisiatif tersebut, yg belakangan diikuti Atletico Madrid, AC Milan & Inter Milan.
UEFA baru-baru ini menyatakan sembilan klub yg sepakat mundur dari Liga Super Eropa cuma akan dikenai sanksi berupa denda & pengurangan hak pendapatan lomba Eropa, tanpa larangan tampil di Liga Champions, Liga Europa maupun Liga Conference.
Baca juga: UEFA cuma hukum denda sembilan klub inisiator Liga Super Eropa
Baca juga: UEFA desak Real Madrid, Barcelona & Juventus untuk tinggalkan ESL
Baca juga: Juventus terancam dikeluarkan dari Serie A
Berita diatas dikutip dari internet, jika Tottenham ikuti langkah Chelsea, libatkan suporter ke manajemen adalah spam, mohon beritahu kami.
Seorang suporter Tottenham Hotspur mengangkat spanduk protes mendesak Daniel Levy mundur dari manajemen klub itu menyusul polemik Liga Super Eropa jelang timnya menjalani sepak mula final Piala Liga Inggris melawan Manchester City di luar Stadion Wembley, London, Inggris, pada Sabtu (25/4/2021). (ANTARA/REUTERS/ACTION IMAGES/Peter Cziborra)
Jakarta (ANTARA) - Tottenham Hotspur mengikuti langkah Chelsea dengan melibatkan elemen suporter dalam kebijakan manajemen klub itu, sebagai buntut dari polemik keikutsertaan mereka mendirikan Liga Super Eropa bulan lalu.
"Kami mendapat pelajaran dari kejadian belakangan ini & sudah meninjau keterlibatan suporter sebagai prioritas," begitu pernyataan yg dirilis laman resmi Tottenham, Selasa.
"Sebagai tindak lanjut, kami akan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk membentuk Panel Penasihat Klub, yg terdiri dari perwakilan terpilih dari berbagai daerah basis penggemar yg inklusif & mencerminkan keberagaman," tulis pernyataan yg sama.
Ketua panel tersebut akan ditunjuk setiap tahun sebagai anggota penuh non-eksekutif Dewan Klub.
Kriteria & proses pemilihan Panel Penasihat Klub itu nantinya akan dirumuskan bersama-sama antara Tottenham dengan para suporternya, supaya memenuhi aspek keterwakilan.
Baca juga: Mulai 1 Juli Chelsea libatkan suporter dalam rapat manajemen
Baca juga: Pemilik MU Avram Glazer tak mau minta maaf soal Liga Super Eropa
Di sisi lain, Tottenham juga menyatakan kekecewaan atas belum berlangsungnya pertemuan antara pihak klub dengan dewan pimpinan kelompok suporter, THST.
THST belum lama ini meminta manajemen klub yg saat ini menjabat untuk mengundurkan diri sebagai langkah kekecewaan mereka atas langkah gegabah terlibat dalam pendirian Liga Super Eropa.
Tottenham bersama lima klub Inggris lainnya, tiga klub Spanyol & tiga klub Italia pada 18 April mengumumkan pendirian Liga Super Eropa, sebuah lomba tengah pekan tandingan Liga Champions.
Namun, di tengah derasnya gelombang kritik dari masyarakat sepak bola & suporter masing-masing klub, Tottenham beserta lima klub Inggris lainnya memutuskan mundur dari inisiatif tersebut, yg belakangan diikuti Atletico Madrid, AC Milan & Inter Milan.
UEFA baru-baru ini menyatakan sembilan klub yg sepakat mundur dari Liga Super Eropa cuma akan dikenai sanksi berupa denda & pengurangan hak pendapatan lomba Eropa, tanpa larangan tampil di Liga Champions, Liga Europa maupun Liga Conference.
Baca juga: UEFA cuma hukum denda sembilan klub inisiator Liga Super Eropa
Baca juga: UEFA desak Real Madrid, Barcelona & Juventus untuk tinggalkan ESL
Baca juga: Juventus terancam dikeluarkan dari Serie A
Berita diatas dikutip dari internet, jika Tottenham ikuti langkah Chelsea, libatkan suporter ke manajemen adalah spam, mohon beritahu kami.