• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tommy Soeharto Bantah Disuap Rolls-Royce

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
zyEL.jpg
Tommy Soeharto, putra bungsu mendiang Presiden Soeharto, membantah menerima suap seperti dituduhkan badan yang menangani korupsi serius Inggris (SFO). Tommy dituduh menerima suap dari grup angkasa Rolls-Royce, karena merekomendasikan mesin mereka untuk maskapai PT Garuda Indonesia Tbk.

Bantahan itu disampaikan Elza Syarief, pengacara Tommy Soeharto, melalui sebuah surat yang dikirimkan ke Direktur SFO, David Green, pada Senin 25 November 2013. Elza menyatakan, "Dia (Tommy Soeharto) tidak dan tak pernah menerima uang atau sebuah mobil dari Rolls-Royce. Dia juga tidak pernah merekomendasikan mesin mereka ke Garuda seperti yang dituduhkan."

Tahun lalu, Rolls-Royce, perusahaan pembuat mesin pesawat terbesar kedua dunia, diperintahkan SFO menyerahkan detail dugaan suap dan korupsi di China, Indonesia, serta pasar luar negeri lainnya. Koran-koran di Inggris memberitakan, Tommy menerima uang US$20 juta dan sebuah mobil Rolls-Royce karena membujuk Garuda membeli mesin Rolls-Royce Trent 700 pada 1990.

"Tuduhan-tuduhan ini salah dan muncul, seperti kelihatan di komentar internet yang disampaikan bekas karyawan, bukan sumber resmi," kata Elza seperti dilansir Reuters.

Elza menyatakan, SFO tidak menghubungi Rolls-Royce, Garuda atau Tommy Soeharto serta tidak ada kasus hukum atau penyelidikan sedang berlangsung atas tuduhan itu.

Juru bicara Rolls-Royce belum bisa dihubungi oleh Reuters untuk meminta komentar soal ini. Sementara itu, juru bicara SFO menolak berkomentar mengenai surat dari Tommy ini.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.