yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sebuah toko yang menjual karpet dan kasur di Jalan Jatinegara Barat, Nomor 39 RT 01 RW 06, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (15/11/2012), dipenuhi ratusan warga. Warga mendengar istri pemilik toko bernama Rika R Damayanti (32) beserta sang anak, Benyamin Nataniel, tewas dibunuh.
Penemuan jenazah ibu dan anak tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Kala itu, sang suami, Daniel, baru pulang ke toko bernama Murah Jaya Makmur itu, sehabis membeli makan.
Dia sempat curiga mendapati rolling door tokonya dalam kondisi tertutup. Ia lantas memasuki toko setelah sempat menanyakan kepada seorang tukang parkir setempat mengapa tokonya tutup. Tiba-tiba terdengar teriakan Daniel.
"Tolong, istri saya dibunuh. Ada pembunuhan di toko saya," ujar Surasa (49), tukang parkir, menirukan teriakan Daniel.
Teriakan Daniel itu memancing perhatian warga yang berada di sekitar toko yang tak pernah sepi itu. Jenazah istri dan anak Daniel ditemukan tergeletak di dalam WC lantai satu dengan posisi saling membelakangi.
Beberapa warga yang memenuhi toko tidak ada yang berani memindahkan jenazah korban dan langsung memanggil Polisi. Namun salah satu pedagang di pasar itu, Senun (60), membantu Daniel memindahkan dua jasad itu keluar dari WC.
"Ditemukan di dalam WC dua-duanya. Saya yang ngeliat pertama kali karena enggak ada yang berani liat," ujar Senut.
Rika mengalami luka sabet senjata tajam jenis golok di perut bagian kanan. Yang menyedihkan, dia diketahui tengah mengandung empat bulan. Begitu juga dengan Benyamin yang berusia 8 tahun, dia juga terkena sabetan golok di perut, lengan dan luka memar di wajah.
Dendam karyawan yang dipecat?
Dari warga yang berkerumun di depan toko yang sudah dipasang garis polisi tersebut, terdengar selentingan pelaku adalah karyawann yang dipecat.
"Katanya yang bunuh karyawannya sendiri. Enggak tahu dirampok juga atau enggak. Kasihan ya," ujar salah seorang ibu.
Umri, salah satu warga sekitar, mengaku mengetahui Daniel dan Rika baru memecat kedua karyawannya, S dan AS. Keduanya sudah bekerja selama tiga bulan di toko tersebut.
Menurut Umri, keduanya dipecat karena S dan AS sempat terlibat cekcok dengan pihak lain pada Rabu malam.
"Pemilik tokonya bilang, kamu kan sudah dipecat, ngapain lagi kamu datang ke sini, gitu," ujarnya meniru pembicaraan pemilik toko kepada dua orang karyawannya.
"Katanya yang bunuh karyawannya sendiri. Enggak tahu dirampok juga atau enggak. Kasihan ya," ujar salah seorang ibu.
Umri, salah satu warga sekitar, mengaku mengetahui Daniel dan Rika baru memecat kedua karyawannya, S dan AS. Keduanya sudah bekerja selama tiga bulan di toko tersebut.
Menurut Umri, keduanya dipecat karena S dan AS sempat terlibat cekcok dengan pihak lain pada Rabu malam.
"Pemilik tokonya bilang, kamu kan sudah dipecat, ngapain lagi kamu datang ke sini, gitu," ujarnya meniru pembicaraan pemilik toko kepada dua orang karyawannya.
Pembunuhan Disertai Pencurian?
Informasi lain menyebutkan beberapa barang berharga milik korban turut lenyap, yaitu uang tunai Rp 1,5 juta, dua unit ponsel bermerk Samsung dan Flexi serta dompet yang berisi KTP, ATM dan dokumen penting lainnya. Namun, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menampiknya.
"Masih dalam olah Tempat Kejadian Perkara," ujarnya.
Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur AKBP M Soleh membenarkan pelaku adalah kedua karyawannya. Kini, kasus itu ditangani bersama antara Polsek Jatinegara, Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya.
"Pelaku sudah kami identifikasi, mereka sedang kami buru," ujar Soleh.
"Masih dalam olah Tempat Kejadian Perkara," ujarnya.
Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur AKBP M Soleh membenarkan pelaku adalah kedua karyawannya. Kini, kasus itu ditangani bersama antara Polsek Jatinegara, Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya.
"Pelaku sudah kami identifikasi, mereka sedang kami buru," ujar Soleh.