Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
25 Tokoh Suarakan Perdamaian
Putri Rosmalia Octaviyani
15/5/2018 12:06
(Ilustrasi)
SEBANYAK 25 tokoh lintas agama & profesi yg tergabung dalam Gerakan Warga Lawan Terorisme menyuarakan perdamaian & bersatu untuk melawan terorisme di Indonesia.
Tokoh-tokoh tersebut antara lain ialah Shinta Nuriyah Wahid, Hadad Alwi, Engkus Ruswana, serta tokoh lain dari Majelis Ulama Indonesia, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, Persatuan Gereja Indonesia, Konferensi Wali Gereja, Komunitas Konghucu, Budha, & Hindu, serta masyarakat penghayat kepercayaan Nusantara.
Acara dibuka dengan lantunan doa dari perwakilan masing-masing agama & kepercayaan Nusantara.
"Bawalah bangsa ini kepada kedamaian yg abadi, terima kasih tuhan semoga tuhan merestui, Rahayu," ujar Engkus Ruswana, penghayat kepercayaan dari Majelis Luhur Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI), di Wahid Institute, Jakarta, Selasa (15/04).
Mereka selanjutnya akan membacakan deklarasi & menyuarakan pemerintah supaya dapat lebih tegas dalam mengentaskan berbagai bentuk radikalisme. Khususnya terorisme. Juga meminta supaya diadakan reformasi pendidikan untuk mencegah masuknya paham radikalisme sejak dini.
"Telah melampaui batas kemanusiaan. Kami mengutuk keras apa yg terjadi di Surabaya," ujar Shinta Nuriyah Wahid. (OL-2)
Putri Rosmalia Octaviyani
15/5/2018 12:06
(Ilustrasi)
SEBANYAK 25 tokoh lintas agama & profesi yg tergabung dalam Gerakan Warga Lawan Terorisme menyuarakan perdamaian & bersatu untuk melawan terorisme di Indonesia.
Tokoh-tokoh tersebut antara lain ialah Shinta Nuriyah Wahid, Hadad Alwi, Engkus Ruswana, serta tokoh lain dari Majelis Ulama Indonesia, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, Persatuan Gereja Indonesia, Konferensi Wali Gereja, Komunitas Konghucu, Budha, & Hindu, serta masyarakat penghayat kepercayaan Nusantara.
Acara dibuka dengan lantunan doa dari perwakilan masing-masing agama & kepercayaan Nusantara.
"Bawalah bangsa ini kepada kedamaian yg abadi, terima kasih tuhan semoga tuhan merestui, Rahayu," ujar Engkus Ruswana, penghayat kepercayaan dari Majelis Luhur Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI), di Wahid Institute, Jakarta, Selasa (15/04).
Mereka selanjutnya akan membacakan deklarasi & menyuarakan pemerintah supaya dapat lebih tegas dalam mengentaskan berbagai bentuk radikalisme. Khususnya terorisme. Juga meminta supaya diadakan reformasi pendidikan untuk mencegah masuknya paham radikalisme sejak dini.
"Telah melampaui batas kemanusiaan. Kami mengutuk keras apa yg terjadi di Surabaya," ujar Shinta Nuriyah Wahid. (OL-2)