• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tokoh Jabar Minta Eksodus PSK Dolly Diantisipasi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Tokoh Jawa Barat, Didi Turmudzi, meminta aparat penegak hukum mengantisipasi kemungkinan terjadinya eksodus para pekerja seks komersial (PSK) dari Lokalisasi Dolly yang sudah ditutup ke Jawa Barat.

"Kepolisian harus merespon dan mengantisipasi. Pejabat daerah juga harus mengantisipasi itu," kata Didi di Kantor Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/6/2014).

Berbagai hal harus dirumuskan para pihak terkait. Sehingga jika benar terjadi eksodus PSK Dolly ke Jawa Barat, dampak negatifnya bisa diminimalisir.

Yang pasti, harus ada solusi jika eksodus terjadi. "Harus diantisipasi, tapi harus ada solusi juga," tegas Didi yang juga ketua Paguyuban Pasundan.

Menurutnya, persoalan PSK mengandung banyak unsur mulai dari sosial hingga ekonomi. Hal itu yang kemudian harus dipikirkan kepolisian dan pemerintah daerah agar para PSK berhenti menjajakan diri.

"Mereka juga perlu ditolong. Jangan sekedar dihukum, dicampakkan, atau diasingkan," imbaunya.

Seperti diberitakan, Pemkot Surabaya sudah mendeklarasaikan penutupan Lokalisasi Dolly dan Jarak pada Rabu 18 Juni malam. Penutupan itu diikuti dengan pemberikan kompensasi bagi para PSK dan mucikari yang jumlahnya mencapai 1.449 orang.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.