• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Toilet Jongkok Lebih Sehat?

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
OyFP0.jpg

Sebagian orang lebih menyukai toilet duduk saat buang air dengan alasan kenyamanan. Namun sebagian lagi lebih menyukai toilet jongkok karena alasan kebiasaan, bahkan ada yang tidak bisa buang air jika harus menggunakan toilet duduk.

Namun tampaknya penyuka toilet jongkok harus berbangga. Pasalnya, beberapa penelitian menunjukkan toilet jongkok relatif lebih sehat karena dapat memudahkan proses buang air besar.

Sebuah studi di tahun 2003 melakukan percobaan pada 28 sukarelawan sehat. Mereka diminta buang air besar dengan tiga posisi yang berbeda, yaitu duduk di toilet duduk biasa, duduk di toilet duduk yang dimodifikasi menjadi lebih rendah, dan jongkok.

Kemudian para peneliti mencatat berapa lama waktu yang diperlukan, serta usaha yang dilakukan para peserta untuk buang air. Hasilnya, buang air di toilet jongkok paling minim membutuhkan waktu dan usaha.

Pakar sistem pencernaan Anish Sheth, salah satu penulis dari buku "What's Your Poo Telling You?" dan "What's My Pee Telling Me" mengatakan, ada alasan fisiologis mengapa diperlukan pose jongkok saat buang air.

"Sederhananya, pose jongkok meluruskan usus besar," ujarnya.

Kolon, tempat penyimpanan feses, menekan otot puborectalis yang menjaga feses tidak keluar sebelum kita mencapai toilet. Buang air sambil duduk hanya merileksasi sebagian otot. Sementara buang air sambil jongkok merileksasi otot secara keseluruhan, sekaligus meluruskan posisi kolon. Sehingga memudahkan proses buang air.

Para ahli berpendapat, beberapa jenis penyakit pencernaan seperti radang usus, konstipasi ataupun wasir dapat dipicu oleh kebiasaan terlalu lama duduk di toilet. Studi menunjukkan, semakin lama duduk di toilet, maka semakin besar risiko mengalami wasir.

Hal ini erat hubungannya dengan kegiatan mengejan saat terlalu lama duduk untuk buang air besar. Wasir terjadi ketika pembuluh darah di bagian dubur bengkak, sementara tekanan saat mengejan akan menyebabkan pembuluh darah semakin membesar.

Saat ini, toilet jongkok digunakan di seluruh dunia. Bahkan ada beberapa tempat yang menyediakan dua jenis toilet sekaligus di dalam satu bilik.

Menurut Sheth, saat ini belum ada cara yang lebih baik dari jongkok untuk buang air besar.
 
bukannya kalau toilet jongkok bikin wasir :-?
 
tapi sepertinya kebanyakan warga indonesia pake toilet nya yang jongkok deh gan rata-rata..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.