Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Seorang pria berinisisl RMP menipu penjual online. Aksinya terbilang nekat karena dilakukan di dalam lingkungan Polda Metro Jaya.
RMP membeli satu unit iphone X melalui aplikasi jual-beli online. Pelaku meminta metode pembayaran adalab Cash On Delivery (COD).
"Modusnya memesan membeli barang mengpakai aplikasi kemudian barang tersebut diantar ke sini (Polda Metro Jaya)," mengatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (18/2).
Yusri menerangkan, pembeli & penjual berjumpa di dekat gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada 6 Februari 2021. Saat itu penjual membawa Iphone X. "Satu unit Iphone X diantar dekat polda di sekitar kantor narkoba. Mereka janjian di sana," ujar dia.
Yusri menerangkan, pelaku kemudian mengecek kondisi barang yg akan dibelinya. Namun di sela-sela itu, pelaku meminta izin ke toilet. Yusri menyebut, pelaku meninggalkan ransel sebagai jaminan akan kembali ke lokasi.
Selang 30 menit berlalu, Yusri mengatakan pelaku tak kunjung datang lagi. Korban pun menyadari sudah ditipu & Iphone X miliknya dibawa kabur.
"Janjinya kalau sudah klop pembayaran akan diselesaikan di tempat. Tapi saat itu pelaku beralasan ke belakang sebentar. Dia meninggalkan ransel di tempat untuk meyakinkan korban. Rupanya pelaku melarikan diri," ucap dia.
Saat ini, RMP dibekuk oleh polisi. Pengakuannya, baru perdana kali mengerjakan tindak pidana penipuan. Yusri menyampaikan, pelaku sengaja memilih letak COD di Polda Metro supaya menumbuhkan rasa percaya kepada korban.
"Biar penjualnya lebih percaya kalau pelaku tidak ke mana-mana. Ini kantor polisi," ucap Yusri. Yusri menuturkan, pihaknya masih terus menginterogasi pelaku untuk mengetahui lebih detail tentang motifnya. Menurut dia, aksi pelaku terbilang berani.
"Dalami lagi apakah sering pakai cara seperti ini. Ini termasuk berani karena berada di dalam kantor polisi," ujar dia.
Sumur
Komen TS:
Mantap jiwaaa... Nyalinya uhuiii... cuma nasibnya sial aja tuh baik korban maupun pelaku...
Quote:
Contoh donk yg profesional.. kek babang Panda Hitam, The Legend
Hari ini 08:36
RMP membeli satu unit iphone X melalui aplikasi jual-beli online. Pelaku meminta metode pembayaran adalab Cash On Delivery (COD).
"Modusnya memesan membeli barang mengpakai aplikasi kemudian barang tersebut diantar ke sini (Polda Metro Jaya)," mengatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (18/2).
Yusri menerangkan, pembeli & penjual berjumpa di dekat gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada 6 Februari 2021. Saat itu penjual membawa Iphone X. "Satu unit Iphone X diantar dekat polda di sekitar kantor narkoba. Mereka janjian di sana," ujar dia.
Yusri menerangkan, pelaku kemudian mengecek kondisi barang yg akan dibelinya. Namun di sela-sela itu, pelaku meminta izin ke toilet. Yusri menyebut, pelaku meninggalkan ransel sebagai jaminan akan kembali ke lokasi.
Selang 30 menit berlalu, Yusri mengatakan pelaku tak kunjung datang lagi. Korban pun menyadari sudah ditipu & Iphone X miliknya dibawa kabur.
"Janjinya kalau sudah klop pembayaran akan diselesaikan di tempat. Tapi saat itu pelaku beralasan ke belakang sebentar. Dia meninggalkan ransel di tempat untuk meyakinkan korban. Rupanya pelaku melarikan diri," ucap dia.
Saat ini, RMP dibekuk oleh polisi. Pengakuannya, baru perdana kali mengerjakan tindak pidana penipuan. Yusri menyampaikan, pelaku sengaja memilih letak COD di Polda Metro supaya menumbuhkan rasa percaya kepada korban.
"Biar penjualnya lebih percaya kalau pelaku tidak ke mana-mana. Ini kantor polisi," ucap Yusri. Yusri menuturkan, pihaknya masih terus menginterogasi pelaku untuk mengetahui lebih detail tentang motifnya. Menurut dia, aksi pelaku terbilang berani.
"Dalami lagi apakah sering pakai cara seperti ini. Ini termasuk berani karena berada di dalam kantor polisi," ujar dia.
Sumur
Komen TS:
Mantap jiwaaa... Nyalinya uhuiii... cuma nasibnya sial aja tuh baik korban maupun pelaku...
Quote:
Contoh donk yg profesional.. kek babang Panda Hitam, The Legend
Hari ini 08:36