Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Dagingadalah bahan makanan serbaguna yg dapat dimanfaatkan untuk menciptakan berbagai tipe masakan.
Karena harganya yg mahal, kita semua tentu harap memastikandagingyang kita simpan dapat seluruhnya terpakai & tetap segar ketika dimasak.
Untuk itu, cara penyimpanan daging yg tepat sangatlah penting untuk diperhatikan. Salah satu hal terpenting adalah memastikan terlebih dahulu waktu kadaluwarsanya ketika membeli.
Namun, tahukah anda bahwa cara penyimpanan daging berbeda-beda untuk setiap jenisnya? Simaklah panduan berikut:
1. Sosis Sosis mentah, baik terbuat dari daging sapi maupun ayam, direkomendasikan untuk disimpan selama satu atau dua hari di dalam kulkas & dapat disimpan hingga satu atau dua bulan di dalam freezer. Sementara daging asap dapat bertahan lebih lama, anda dapat menyimpannya hingga tujuh hari di kulkas & satu atau dua bulan di freezer.
2. Daging giling Semakin banyak daging dipotong, semakin akbar potensi paparan bakteri. Jadi untuk daging hamburger, daging giling, daging rebus, & tipe daging tambahan lainnya, masukkan satu atau dua hari di kulkas & tiga hingga empat bulan di dalam freezer. Kalkun giling, daging sapi muda, daging babi, & daging domba juga dapat disimpan satu atau dua hari di lemari es, & tiga hingga empat bulan di dalam freezer.
3. Daging segar Badan Pengawas Obat & Makanan AS (FDA) membagi daging-daging segear berpotongan akbar ke dalam steak, daging potong, daging panggang, & berbagai daging (lidah, ginjal, hati, jantung, & chitterling). Daging steak & daging panggang dapat bertahan tiga hingga lima hari di kulkas & enam hingga 12 bulan di dalam freezer, kalau anda harap tetap daging tersebut siap masak. Sedangkan untuk daging potong, FDA merekomendasikan tiga hingga lima hari di dalam kulkas & empat hingga enam bulan di freezer. Sementara ragam daging lainnya dapat disimpan selama satu hingga dua hari di kulkas & tiga hingga empat bulan di freezer. 4. Masakan daging sapi Untuk masakan daging, FDA merekomendasikan untuk menyimpannya tiga hingga empat hari di kulkas & dua hingga tiga bulan di freezer. Sementara saus & kaldu penyertanya dapat bertahan satu hingga dua hari di kulkas & dua hingga tiga bulan di freezer. Namun, sebelum mengonsumsinya, tetap pastikan kembali masakanmu masih layak konsumsi.
4. Masakan daging sapi Untuk masakan daging, FDA merekomendasikan untuk menyimpannya tiga hingga empat hari di kulkas & dua hingga tiga bulan di freezer. Sementara saus & kaldu penyertanya dapat bertahan satu hingga dua hari di kulkas & dua hingga tiga bulan di freezer. Namun, sebelum mengonsumsinya, tetap pastikan kembali masakanmu masih layak konsumsi.
5. Ayam utuh Ayam utuh dapat bertahan satu hingga dua hari di kulkas & satu tahun di freezer. Jika anda memiliki potongan bagiannya, misalnya dada atau paha, potongan daging tersebut juga dapat disimpan dalam waktu satu hingga dua hari di kulkas & sembilan bulan di freezer. Jeroan memiliki waktu penyimpanan terpendek, yakni satu atau dua hari di kuljas & tiga hingga empat bulan di dalam freezer.
6. Masakan daging ayam Jika anda memasak daging ayam jadi ayam goreng & harap menyimpannya, masakan itu dapat bertahan tiga hingga empat hari di kulkas & hingga empat bulan di dalam freezer. Hidangan dengan bahan baku daging ayam lainnya, misalnya yg memiliki kuah bumbu, juga dapat bertahan tiga hingga empat hari di lemari es & dapat disimpan sedikit lebih lama di dalam freezer daripada ayam goreng, hingga empat hingga enam bulan. Potongan daging ayam tanpa saus dapat bertahan tiga hingga empat hari di dalam kulkas atau hingga empat bulan di dalam freezer. Sementara potongan daging ayam yg memiliki kaldu atau saus dapat bertahan pada waktu yg sama di kulkas & hingga enam bulan di dalam freezer. Nugget & roti patties memiliki jangka waktu yg lebih pendek, yakni tiga hingga empat hari di kulkas & satu hingga tiga bulan di freezer.
7. Kornet Jika membeli daging kornet dalam kemasan, anda dapat menyimpannya di kulkas selama lima hingga tujuh hari, atau tiriskan & bekukan lalu dibungkus dengan baik, supaya bertahan hingga satu bulan. Untuk daging babi kalengan dengan tipe berlabel "tetap didharapkan", dapat disimpan tanpa dibuka di kulkas selama enam hingga sembilan bulan (jangan dibekukan), atau kalau dibuka dapat disimpan di kulkas selama tiga hingga lima hari & dalam freezer selama satu hingga dua bulan. Cara penyimpanan Ketika menyimpan daging mentah di dalam kulkas, pastikan anda menyimpannya dalam kemasan aslinya hingga akan memasaknya, atau letakkan di atas piring atau nampan pada barisan rak paling bawah kulkas. Berhati-hatilah & usahakan supaya daging tidak terkena tetesan atau tumpahan, karena akan menciptakannya terkontaminasi. Untuk daging masak, biarkan daging dharap terlebih dahulu selama sekitar satu hingga dua jam di suhu temperatur, kemudian potong daging sesuai selera & simpan di dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Sementara kalau menyimpan daging mentah di dalam freezer, direkomendasikan untuk mengeluarkannya dari dalam wadah asli & menempatkannya di dalam kantong plastik yg dapat ditutup atau wadah kedap udara.
Jika menyimpannya lebih dari satu minggu, bungkus setiap potongnya dengan pembungkus plastik & letakan di dalam kantong yg dapat ditutup kembali. Menyimpan daging dalam porsi sajian secara individual akan menciptakan kita cuma mengambil daging yg diperlukan & membiarkan sisanya tetap beku. Namun, daging giling adalah pengecualian. Biarkan daging giling dalam kemasan aslinya, kecuali anda harap membaginya per porsi. Untuk proteksi ekstra & mencegah kontaminasi, simpan kemasan di dalam kantong plastik. Lagi-lagi, simpan pada rak freezer paling bawah & jauh dari bahan makanan lainnya. Secara umum, ketika menyimpan daging di dalam freezer, kita perlu memikirkan bagaimana nanti akan mengolah daging tersebut setelah dibekukan.
Kamu dapat memisahkannya jadi potongan & sehingga daging-daging tersebut tidak menyatu ketika dibekukan pada wadah yg sama. Setelah siap untuk mencairkan daging, taruh daging beku di atas piring atau loyang. Jika dagingnya cukup tebal, anda mungkin perlu waktu semalaman untuk membiarkan esnya mencair. Jika harap mempercepat prosesnya, letakkan daging di dalam panci lalu alirkan dengan air dharap hingga es mencair. Air dharap menolong memastikan bagian luar daging tidak jadi hangat saat bagian dalamnya masih dicairkan.
Jangan lupa Cendolnya gan
Kemarin 21:43