• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tips Menghadapi Polantas

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Alex
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Alex

IndoForum Beginner A
No. Urut
4130
Sejak
3 Agt 2006
Pesan
1.175
Nilai reaksi
12
Poin
38
Seorang Polantas menghentikan mobil seorang pria yang ngebut dengan
kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud menilangnya.

Polantas: "Selamat malam Pak. Tolong lihat SIM-nya".
Pria : "Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara-gara terlalu sering
ditilang".

Polantas: (Menyeringai) "Oya .? Kalau begitu,tolong perlihatkan STNK-nya".
Pria : "Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan mobil saya. Ini mobil hasil
curian".

Polantas: "Mobil curian?"
Pria : "Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah ingat, saya
lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya menyimpan
pistol saya di sana"

Polantas: "Hah ...? Ada pistol di kotak perkakas?"
Pria : "Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya selesai
merampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di bagasi".

Polantas: "Ada MAYAT di BAGASI ..?"
Pria : (Dengan muka dingin) "Iya Pak....".


Mendengar demikian, dengan panik si Polantas
menelepon atasannya yang kemudian menghubungi Kapolda.


Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil-mobil
polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap tenang.

Kapolda: "Boleh saya lihat SIM Anda, Pak ?"
Pria : "Oh, tentu". (SIM-nya masih berlaku dan resmi)

Kapolda: "Mobil siapa ini ?"
Pria : "Mobil saya Pak. Ini STNK saya". (Juga masih berlaku)

Kapolda: " Boleh Anda buka kotak perkakas dengan perlahan dan tunjukkan
kepada saya pistol Anda di sana ?"
Pria : "Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol disana". (Tentu saja, memang
tidak ada pistol di sana)

Kapolda: "Hmm.. Kalau begitu, boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat
laporan bahwa ada mayat di sana".
Pria : "Baik Pak ..." (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)

Kapolda: "Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak
mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya pistol di kotak perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi".


Pria : "Oh, begitukah ceritanya .?

"Saya yakin si pembohong besar itu juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah .".
 
wahahaha..
wa kira pas tuh polantas nelpon atasan, dia kabur..
he..ternyata gitu ending nya..
bisa kerjain polisi nich.. /gg
 
re-post
https://www.forum.or.id/showthread.php?t=2150
rha berkata:
Berani enggak “gokil” begini ?

Seorang Polantas menghentikan mobil seorang pria yang ngebut dengan kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud menilangnya.

Polantas: “Selamat malam Pak. Tolong lihat SIM-nya”.

Pria : “Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara-gara terlalu sering ditilang”.

Polantas: (Menyeringai) “Oya .? Kalau begitu, tolong perlihatkan STNK-nya”.

Pria : “Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan mobil saya. Ini mobil hasil curian”.

Polantas: “Mobil curian?”

Pria : “Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah ingat, saya lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya menyimpan pistol saya di sana”

Polantas: “Hah …? Ada pistol di kotak perkakas?”

Pria : “Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya selesai merampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di bagasi”.

Polantas: “Ada MAYAT di BAGASI ..?”

Pria : (Dengan muka dingin) “Iya Pak….”.

Mendengar demikian, dengan panik si Polantas menyuruh sang pria untuk turun sambil menodongkan pistolnya lalu menelepon atasannya yang kemudian menghubungi Kapolda.

Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil-mobil polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap tenang.

Kapolda: “Boleh saya lihat SIM Anda, Pak ?”

Pria : “Oh, tentu”. (SIM-nya masih berlaku dan resmi)

Kapolda: “Mobil siapa ini ?”

Pria : “Mobil saya Pak. Ini STNK saya”. (Juga masih berlaku)

Kapolda: ” Boleh Anda buka kotak perkakas dengan perlahan dan tunjukkan kepada saya pistol Anda di sana ?”

Pria : “Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol disana”. (Tentu saja, memang tidak ada pistol di sana)

Kapolda: “Hmm.. Kalau begitu, boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat laporan bahwa ada mayat di sana”.

Pria : “Baik Pak …” (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)

Kapolda: “Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya pistol di kotak perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi”.

Pria : “Oh, begitukah ceritanya .? Saya yakin si pembohong besar itu juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah”.
 
wakakakakakakaka....=)) =)) reposttttttttttt

kocak dah joke2 nya =)) ada aja yg beginian =))
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.