• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tips Memilih Bedak Tabur yang Tepat untuk Kulit Berminyak

kazhuueuill

IndoForum Senior E
No. Urut
298172
Sejak
13 Agt 2025
Pesan
3.978
Nilai reaksi
2
Poin
38

Bagi pemilik kulit berminyak, memilih bedak tabur bisa jadi dilema. Salah pilih produk, wajah malah terlihat semakin “berkilau” bukan karena glowing sehat, tapi karena minyak berlebih. Sementara kalau pas, hasil makeup bisa tahan lama, wajah lebih fresh, dan rasa percaya diri pun meningkat. Nah, bagaimana caranya menemukan bedak tabur yang cocok tanpa harus coba-coba terus menerus?


Kenali Kebutuhan Kulitmu​

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memahami kondisi kulit. Kulit berminyak biasanya ditandai dengan pori-pori besar, area T-zone cepat mengilap, dan makeup mudah luntur. Kalau kamu merasa sering harus touch up dalam beberapa jam, berarti kamu memang butuh bedak tabur yang bisa mengontrol sebum lebih lama.

Contohnya, bedak tabur dengan oil-control ingredients seperti silica atau kaolin clay biasanya membantu menyerap minyak berlebih. Jadi, sebelum beli, coba cek kandungan utama yang tertera di kemasan.

Pilih Formula yang Ringan​

Banyak orang berpikir semakin tebal bedak, semakin awet hasil makeup. Padahal, untuk kulit berminyak, formula ringan justru lebih ideal. Bedak tabur dengan tekstur halus dan ringan bisa menyerap minyak tanpa menyumbat pori-pori.

Misalnya, loose powder dengan hasil matte biasanya lebih cocok ketimbang yang punya efek shimmer. Shimmer bisa membuat wajah terlihat makin mengilap, apalagi di area dahi atau hidung. Jadi kalau kulitmu cepat berminyak, lebih aman pilih hasil akhir matte natural.

Warna dan Shade yang Sesuai​

Selain formula, shade juga penting. Kadang kita hanya fokus ke fungsi oil-control, tapi lupa menyesuaikan warna dengan skin tone. Hasilnya? Makeup bisa terlihat abu-abu atau malah terlalu terang.

Tipsnya, pilih shade yang satu tingkat lebih dekat ke warna kulit asli. Kalau ragu, coba aplikasikan sedikit di rahang, bukan di tangan. Dengan begitu, hasilnya lebih akurat.

Coba dengan Teknik Layering​

Pemilik kulit berminyak biasanya suka dengan teknik “layering” bedak. Caranya, setelah pakai foundation, aplikasikan bedak tabur tipis-tipis dengan puff atau brush, lalu tambahkan sedikit lagi di area yang cepat berminyak seperti dahi dan hidung.

Teknik ini membantu makeup lebih tahan lama tanpa terasa berat. Bahkan beberapa orang juga menggunakan teknik “baking” dengan bedak tabur, terutama kalau ingin hasil riasan yang lebih flawless.

Jangan Lupa Uji Ketahanan​

Kalau ingin benar-benar yakin, lakukan tes sederhana. Pakai bedak tabur selama seharian penuh dan perhatikan berapa lama wajahmu tetap matte. Dari situ, kamu bisa menilai apakah bedak tersebut worth it untuk dipakai harian atau hanya cocok untuk acara tertentu.

Misalnya, kalau bedak bisa menahan minyak 4-5 jam tanpa touch up, itu sudah termasuk bagus untuk kulit berminyak. Kalau bisa lebih lama, berarti produk tersebut benar-benar cocok untukmu.

Kesimpulan​

Memilih bedak tabur untuk kulit berminyak memang butuh sedikit trial and error, tapi bukan berarti harus ribet. Cukup kenali kebutuhan kulit, pilih formula ringan dengan hasil matte, perhatikan shade, serta uji ketahanannya. Dengan cara ini, kamu bisa lebih percaya diri memilih produk yang pas.

Kalau ingin panduan lebih lengkap dan rekomendasi produk, kamu bisa baca artikel berikut: Tips Memilih Bedak Tabur Terbaik untuk Kulit Berminyak.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.