Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Seperti halnya bagian dan komponen sepeda motor yang lain, rem juga membutuhkan perawatan yang teratur. Salah satu cara merawat bagian ini adalah dengan menguras minyak rem. Berbeda dengan oli, minyak rem merupakan cairan kimia yang akan melancarkan proses pengereman.
Ada banyak pendapat berbeda mengenai kapan waktunya untuk mengganti minyak rem ini. Beberapa berpendapat bahwa masa yang tepat untuk mengganti minyak rem adalah setiap 20.000 km atau 2 tahun masa pakai motor. Sedangkan yang lain berpendapat 10.000 km atau satu tahun masa pakai.
Minyak rem tersusun dari campuran zat kimia yang tentu akan berubah karena pengaruh lingkungan. Perubahan warna, kekentalan dan lainnya bisa terjadi karena pengaruh ini.
Selain itu, Kondisi tabung minyak rem yang tertutup rapat bisa menyebabkan zat kimia ini menguap seiring dengan meningkatnya suhu lingkungan. Uap ini akan membahayakan pengendara karena menyebabkan pompa pengereman macet dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Jika Anda mendapati uap atau warna minyak rem yang semakin keruh atau menghitam lewat kaca di tabung master rem, sebaiknya segera ganti minyak rem motor Anda. Biasanya minyak rem mulai menghitam setiap 1 tahun masa pakai.