Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Masalah rem pada sektor kaki-kaki memang sangat penting. Sebagai komponen penghenti laju, rem benar-benar tidak boleh rusak dan harus tetap terjaga keakurasiannya. Kalau sampai blong, tahu sendiri kan bahaya yang akan mungkin terjadi. Untuk itu, perlu dimengerti juga, apa saja yang mungkin menyebabkan rem ini menjadi blong.
Masalah yang bisa dideteksi pertama kali adalah pada master rem. Ketika master rem sudah mengalami masalah, bisa dideteksi ketika master rem malah kempes saat diinjak. Seharusnya memang rem harus pakem, tapi karena master rem ini, harus dilakukan pemompaan berkali-kali hingga pakem lagi. Dan harus dilakukan seperti itu tiap kali mengerem.
Masalah selanjutnya, seringkali muncul karena kampas rem sudah kehabisan daya geseknya sehingga rem kehilangan daya cengkram. Tidak sulit untuk mengenalinya, jika Anda menemukan ada suara 'srek-srek' saat melakukan pengereman. Berarti kampas rem sudah sampai pada besinya dan bergesekan dengan piringan rem atau cakram.
Komponen yang mungkin bisa menyebabkan rem blong adalah bagian selang rem. Kebocorannya, bisa Anda lihat sendiri dengan adanya minyak rem yang biasanya tercecer di velg. Sebagai rem yang mengandalkan sistem hidrolis, ketika minyak rem bocor, secara otomatis rem pun akan blong.