Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Busi memang menjadi komponen pengapian yang paling pendek umurnya. Padahal busi ini memiliki tugas yang sangat vital sebagai penunjang sistem pengapian di ruang bakar. Karena itu, dari tampilan busi yang sudah pernah dipakai, akan ketahuan seberapa normal atau parah kondisi mesin kendaraan Anda.
Sekarang yang bisa diketahui dari kinerja mesin adalah ketika busi mulai berwarna putih kering. Jika mesin sedang dalam keadaan normal, kepala busi akan berwarna kecoklatan. Sedangkan untuk mesin yang terlalu boros bahan bakar, busi akan berubah warna menjadi hitam. Selain itu, jika busi berwarna putih seperti ini berarti mesin disetting terlalu irit.
Membuat mesin semakin irit memang bagus, tapi jika setingannya terlalu dipaksakan, justru akan berimbas negatif bagi komponen yang lain. Penyebab utama dari terlalu irit ini, tentunya terletak pada setingan karburator. Karena terlalu rapatnya klep, menyebabkan terlalu keringnya ruang karburator.
Hal ini pun juga malah akan membuat mesin panas dan malah mempercepat keausan mesin. Selain itu, yang perlu diingat juga bahwa umur busi memang sangat pendek. Biasanya hanya mencapai 6000 km hingga 7000 km pemakaian. Jika dirasa busi sudah menghasilkan pengapian yang kecil, berarti memang sudah waktunya melakukan penggantian.