Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ekspor udangke pasar Internasional adalah salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan besar. Tetapi, tidak semua udang dapat laku di pasar Internasional. Udang yg laku di pasar Internasional adalah udang yg segar atau udang yg masih hidup. Masalahnya untuk meneksor udang yg masih segar alias hidup ini sanagt susah apalagi dalam perjalanan antar negara. Oleh karena itu, kami akan memberikan tips untuk pengiriman hasil budidaya udang supaya tetap segar dalam kondisi masih hidup.
Berikut ini cara yg cukup popular untuk menjaga kesegaran udang dalam kondisi hidup ketika pengiriman, yaitu dengan cara memingsankan udang. Udang akan terlihat seperti mati. Tetapi sebenarnya udang itu cuma tertidur selama dalam perjalanan.
Ada jug acara dengan cara lain, cuma saja penguluaran akan jadi lebih besar. Cara ini dilakukan dengan memasukan udang ke dalam kantong plastik yg sudah di isi air laut, lalu sisi-sisi dari kantong tersebut akan diletakan es. Cara ini akan memerlukan biaya tambahan karena membutuhkan es yg banyak.
Sebetulnya, insang pada udang sanggup menyimpan air yg mengandung oksigen terlarut. Inilah alasan mengapa udang dapat bertahan cukup lama walaupun udang tidak berada di dalam air.
Lalu bagaimana cara memingsankan udang?
Udang yg akan dipingsankan dipilih yg sehat alias tidak mengalami sakit & tidak sedang ganti kulit. Udang tersebut dimasukan ke bak mandi yg berisi air bersih dengan suhu rendah dari pada air yg ada ditambak. Perbedaan suhu ini haruslah di angka 8 derajat celcius.
Suhu yg rendah akan mengakibatkan udang jadi pingsan. Udang yg pingsan akan mengalami perubahan warna jadi kehitaman khususnya akan terlihat jelas dibagian kaki & bagian segmennya.
Untuk udang yg sudah dipingsankan , sebaiknya disiapkan juga tempat penyimpanan udang, yakni serbuk gergaji. Serbuk gergaji ini harus dipilih yg baik. Baik yg dimaksud adalah serbuk yg benar-benar kering & tidak mengandung damar. Tetapi, sebelum dimasukan ke serbut, serbuk harus didharapkan di suhu 12-14 derajat celcius.
Serbuk yg tadi diratakan di dalam kardus setebal 3cm. Setelah itu, susun udang yg sudah pingsan dalam kondisi telungkup. Atur barisan secara selang-seling hingga memenuhi permukaan serbuk.
Lalu taburi lagi bagian atasnya dengan serbuk gergaji setebal 3cm. Selanjutnya, susun lagi udang pingsan di atas taburan serbuk gergaji tersebut. Pada bagian atas wadah sebaiknya diberi kardus es untuk menjaga suhu udang tetap rendah. Caraeksporudang ini dapat menciptakan udang bertahan hidup selama 24 jam. RIsiko kematian udang pun cuma berkisar 12 persen. Jika sedang musim dharap, risiko udang mengalami kematian berkurang hingga 3 persen.
sumber :https://kincirair.id/2020/12/14/tips-ekspor-udang-agar-tetap-segar/ Hari ini 15:20