Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pada saat membeli chassis dynamometer untuk pengujian chassis dynamometer, tentunya alat uji tersebut harus dilakukan perawatan secara baik & tepat supaya tidak mempengaruhi hasil pengujian & alat uji memiliki ketahanan yg lama. Walaupun pada saat sekarang produsen chassis dynamometer menciptakan alat uji yg lebih efektif, simple & perawatan yg mudah. Walaupun demikian, tentunya setiap alat uji harus dilakukan perawatan supaya dapat terjaga dengan baik.
Pembahasan kali ini, kita akan lebih fokus akan membahas mengenai chassis dynamometer yaitu bagaimana cara perawatan alat uji. Meskipun yg dijelaskan terlihat biasa namun tidak ada salahnya untuk memahami serta mempelajarinya supaya alat uji dapat terjaga dengan baik, karena alat uji ini memiliki harga yg mahal sehingga sehingga kalau rusak atau daya pakai berkurang naka akan membutuhkan biaya yg lumayan besar.
Berikut beberapa perawatan yg harus dilakukan dalam menjaga alat uji chassis dynamometer, diantaranya :
1.Pemeliharaan ruangan
Menckup pada kebersihan ruang pengujian baik sebelum maupun sesudah pengujian. karena pada saat pengujian ruang pengujian tidak terlepas dari hal hal seperti bahan bakar, oli yg berserakan. Untuk itu kebersihan ruangan harus terjaga, selain menciptakan ruang uji jadi terlihat buruk, juga dapat membahayakan keselamatan.
2.Pemeliharaan alat
Pemeliharaan alat mencakup pada kebersihan alat & cara penggunaan alat pada saat proses pengujian.
a.Kebersihan Alat Uji
Karena chassis dynamometer kebanyakan bahannya didominasi terbuat dari baja, besi atau komponen konduktor lainnya yg mudah karatan, jadi kalau tidak dilakukan perawatan pada alat uji akan menciptakan daya tahan atau umur pemakaian dari alat uji akan berkurang.
b.Penggunaan Alat Uji
Pada saat mengerjakan pengujian kendaraan, hendaknya pengujian dilakukan sesuai dengan prosedur atau cara penggunaan yg ada pada buku petunjuknya. Satu kesalahan kecil dapat menyebabkan masalah yg besar. Contohnya pada saat pengujian, mengerjakan pengereman kendaraan merupakan hal yg tidak boleh dilakukan. Jadi kalau hasil pengujian sudah didapatkan, maka biarkan roda kendaraan berhenti berputar dengan sendirinya. Karena kalau dilakukan pengereman dapat menyebabkan kerusakan pada chassis dynamometer & kalau sering dilakukan akan menyebabkan kerusakan yg lebih fatal.
Selain itu pengecekan pada sabuk pengaman kendaraan hendaknya dilakukan sebelum pengujian dilakukan. Dan masih banyak hal lain yg harus dilakukan & dapat dilihat dari prosedur penggunaan alat.
Hari ini 13:36