• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tips Biaya Irit Berlibur di Yogyakarta

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Tips Biaya Irit Berlibur di Yogyakarta


Cangkeman.net -Provinsimungil namun istimewa apalagi kalau bukan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.Yogyakarta memiliki warna-warna indah dalam sosial budayanya. Jika keindahan di Yogyakarta dipresensi, maka keramahan masyarakatnya tidak dapat absen darinya. Biaya hidup yg serba murah, universitas top, pusatnya dunia perbatikan, bahkan dunia seni, semua melekat pada nama Yogyakarta. Dan tentu saja wisatanya juga tak boleh dilewatkan.

Provinsi Yogyakarta memiliki tempat wisata yg bermacam-macam. Mulai dari wisata alam hingga wisata buatan. Pegunungan, hutan, pantai, museum, kebun binatang, wisata wahana permainan, kolam renang, & masih banyak lagi. Mungkin dapat dikatakan, Yogyakarta adalah tempat paling nyaman untuk berlibur, entah berlibur sendiri atau bersama teman maupun keluarga, hingga tidak sedikit pelancong yg berdatangan di tempat ini.

Mungkin beberapa dari kalian sudah sangat biasa dengan nama Yogyakarta, atau bahkan ada saja yg sudah bolak-balik ke Jogja. Tapi mungkin juga ada yg dari dahulu mendambakan dapat datang & menikmati suasana Yogyakarta namun juga belum terwujud. Dan tulisan ini akan membawa kalian semua untuk membuka mata supaya buru-buru datang ke Yogyakarta.

Kalau mau berlibur ke Yogyakarta, uang tak jadi halangan, kendaraan biasa jadi jalan. Bagi kalian yg sepertinya sudah bosan dengan Jogja, anda perlu tahu ini untuk eksplor dengan suasana lain.

Banyak tempat yg dapat dikunjungi & Malioboro jadi hal yg paling pupuler ketika seseorang mengatakan Kota Yogyakarta. Untuk itu, pembahasan kali ini tidak tentang detail di mana saja kita dapat berwisata. Melainkan rekomendasi cara menikmati keindahan kota Yogyakarta dengan gaya yg berbeda, dengan metode penghematan yg dapat anda rasakan dengan berwisata di sekitaran Malioboro.

Ada beberapa tempat yg dapat dijadikan tujuan kalau anda berada di Yogyakarta & tidak harap jauh dari Malioboro. Beberapa diantaranya ialah Malioboro itu sendiri,Titik Nol Kilometer, Kraton, Taman Sari, Oleh-oleh Bakpia, Benteng Vanderburgh & Kaos Oblong Jogja.

Untuk merasakan suasana baru, ke Jogja mengpakai kereta cukup mudah dijangkau, mengingat pusat kota, Malioboro tidak jauh dari Stasiun. Cukup berjalan kaki sekitar lima menit. Apalagi kalau anda berencana berlibur tanpa menginap, mengpakai kereta adalah solusi tepat. Keunggulan ke Jogja dengan kereta ialah,minim resiko kecelakaan, ekonomis energi, ekonomis waktu karena tidak ada macet, & jauh dari mengatakan ribet mantengin Google Maps. Dengan kereta juga memaksa kita untuk tidak berlibur jauh-jauh dari pusat kota supaya pengeluaran tak banyak. Sedangkan kekurangannya ialah sedikit ribet bila mengharapkan tempat tujuan yg jaraknya jauh dari stasiun, ada biaya transportasi lagi untuk menempuhnya.

Tapi permasalahan transportasi di Jogja ada obatnya. Kabar baik datang dari transportasi unik yg belum tentu ada di daerah lain. Untuk orang yg masih awam kepada tranportasi yg harus dipesan secaraonline, maupun memang harap menjajal tranportasi khas Yogyakarta. Yogyakarta menyajikan tranportasi khas seperti andong & becak motor. Harga yg yah.. tidaklah kalau mahal, apalagi acara jalan-jalan yg biasanya-yah...kapan lagi dapat ke Jogja,budgetsegitu kenapa tidak, toh berlibur itu acara "kolo-kolo" paling satu tahun sekali, dua, tiga kali. Atau memang benar-benar harap meminimalisir pengeluaran dapat juga mengpakai Bus Trans Jogja yg super terjangkau. Harga Rp3.500,- per orang sekali jalan menuju tempat tujuan.

Lalu,bagaimana cara menghemat pengeluaran untuk biaya makan? Aku masih belum bekerja, uang saku masih minta, saya harus hemat, tetapi juga harus dapat ke Jogja. Kebetulan di Yogyakarta makanan terbilang murah, kecuali untuk daerah tertentu.Untuk itu perlu strategi untuk ekonomis & jadi pelancong lokal yg anti-mainstream.Pertama-tama bawa minuman sendiri,dalam rangka ekonomis sekaligus sayang lingkungan. Setidaknya kalau mau jajan es cukup satu kali, tidak berkali-kali lantaran dahaga berkepanjangan. Kalau mau makan tentu gak perlu harus di Mall. Mau makan bakso yg cocok untuk semua lidah tentu harga akan lebih terjangkau bila dibeli dari penjual bakso kaki lima, bukan di kios-kios. Bisa beli kentucky chicken yg sudah banyak dijual di mana-mana yg tentu kira-kira harganya standar. Bisa ngirit lagi dengan makan di angkringan, biasanya dijual di gang sekitaran jalan Malioboro. Mau lebih ngirit lagi, sah-sah saja bawa mie instan sendiri dengan varian sesuka hati & minta dibuatkan di angkringan, nanti bayarnya tentu lebih murah & inilahantimainstreamyang nyaris tidak pernah dilakukan orang-orang. Dapat mie panas, harga damai, & dapatinsightnongkrong di angkringan bercengkrama bersama kawan tanpa peduli makanan ituaestheticatau tidak. Cara yg lebih ampuh, dapat bawa bekal sendiri. Menutup gengsi dengan dalih lebih higienis & vacation berkedokcamping.

Cara-cara seperti itu benar-benar ngirit, bukan? Tentu banyak dari generasi ini yg akan sulit mengerjakan aksi liburan dengan cara pengiritan total seperti itu. Generasi dengan dominasi serbaaestheticyang makan-minum, pakaian-aksesoris, kendaraan hingga tempat nongkrong yg seakan harus yg beraromainstagramablemenjadikan cara seru antimainstream seperti yg sudah dipaparkan di atas akan jarang disadari & seperti ogah untuk mencobanya. Tapi ketahuilah bahwa tujuan dari berlibur adalah untuk penghiburan maka cara yg sederhana namun penuh makna itulah yg semestinya cocok untuk dijalani. Memang terkadang gengsi sering menyertai, tetapi untuk tahu lebih dalam, gengsi perlu disingkirkan. Bukankah bahagia itu sederhana? Lalu mengapa semua harus diunggah di sosial media yg gambarnya tentu cantik tetapi justru momen yg ada digambar itu semestinya dapat dinikmati tetapi malah cuma jadi sebuah konten yg rasa-rasanya kita tak pernah berkunjung ke tempat itu karenasangkingfokosnya pada sebuah handphone. Tidak ada yg salah dari menciptakan konten,tapi juga tidak ada keharusan untuk sering menciptakan konten.

Sadar atau pun tidak, pengiritan merupakan salah satu bentuk kesusahan. Dengan kesusahan lalu tercapainya tujuan (liburan) tentu cara seperti itu otomatis akan terbentuk ingatan yg lebih kuat. Dari liburan, bukankah yg paling penting adalah apa yg kita lihat & rasakan yaitu ketenangan & kebahagiaan? Soal dapat menjajal makanan A B C di kota mana, beli oleh-oleh,itu kan bonus. Bisa berlibur tanpa mabuk kendaraan saja sudah syukur. Kalau belum memungkinkan lebih baik jangan memaksakan daripada harus puyeng setelah selesai liburan. Niat mau menghilangkan stres dari aktivitas & melanjutkan aktivitas dengan pikiranfreshmalah nambah stres pasca liburan karena boros, kan repot.

Tulisan ini ditulis oleh Sayidah Chovivah diCangkemanpada tanggal 22 Oktober 2022.
Hari ini 18:06
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.