• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tinjau Lapangan, Tim Juri Pusat Nilai Solo Hebat!

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
VEF62.jpg
SOLO--Tim penilai lomba inovasi manajemen perkotaan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) terkagum-kagum melihat sederet keberhasilan pembangunan di Kota Solo.

Mulai dari program penatan pedagang kaki lima (PKL) yang dimulai dengan relokasi 900-an PKL Monumen Banjarsari hingga program penataan kawasan perkotaan dengan keberadaan Night Market Ngarsopuro. Tim penilai yang terdiri dua orang yakni Sri Hartiningsih Purnomohadi dan Suharyono juga takjub dengan keberhasilan program relokasi warga bantaran Sungai Bengawan Solo.

Apalagi jumlah warga bantaran baik yang berada di tanah negara (TN) dan hak milik (HM) mencapai 1.500 kepala keluarga (KK).

“Solo hebat. Solo berhasil merelokasi ratusan PKL tanpa bentrok fisik. Seluruh pihak terkait termasuk juga kompak bergotong royong menyukseskan program ini,” kata Sri Hartiningsih, di sela-sela kunjungan ke urban forest di Kelurahan Pucangsawit, Selasa (28/8/2012).

Pendekatan manusiawi dan kekompakan jajaran di Solo menurut Ning (sapaan akrabnya) patut dicontoh pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia. Sementara disinggung mengenai urban forest, dia menilai masih perlu penyempurnaan. Salah satunya ketelatenan merawat pepohonan supaya bisa tumbuh besar dan rindang. Selain itu menurutnya perlu pengayaan tanaman supaya lebih hijau dan tidak panas seperti sekarang.

Selain melihat langsung urban forest, tim penilai juga mengunjungi warga penerima hibah (WPH) relokasi di Pucangmojo dan Sabrang Lor, Kelurahan Mojosongo. Sementara Asisten Bidang Ekbang dan Kesra Pemkot Solo, Eny Tyasni Susana, menjelaskan kunjungan lapangan tim penilai dalam rangka melihat langsung program bidang penataan PKL, tata kota dan penataan lingkungan kumuh.

Program Pemkot Solo di tiga bidang itu menjadi nominasi juara dalam lomba inovasi manajemen perkotaan gelaran Kemdagri. “Masuknya program Solo dalam daftar nominasi lomba menunjukkan keberhasilan Pemkot Solo melakukan inovasi-inovasi dalam pengelolaan manajemen perkotaan,” tegasnya.
CHhGm.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.