yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo melakukan silaturahmi dengan ratusan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo. Di hadapan ratusan kader, dia meminta maaf jika selama menjabat Walikota Solo mempunyai kesalahan.
Rabu 10 Oktober 2012, Jokowi sapaan akrabnya datang ke kantor DPC PDIP Solo dengan mengenakan jaket berwarna hitam. Kedatangannya sangat dielu-elukan oleh para kader partai berlambang kepada banteng tersebut.
Dihadapan para kader partai, Jokowi memceritakan ihwal awalnya maju dalam seleksi bakal calon Gubernur DKI Jakarta melalui PDIP hingga proses pertarungan dalam Pilgub DKI Jakarta yang berpasangan dengan Ahok.
Dia juga memaparkan tentang persiapan yang serba mendadak dalam pertarungan Pilgub DKI Jakarta. Bahkan, Jokowi mengaku nekat siap ketika ditugaskan oleh partai.
"Saya ditanya mengenai persiapannya dalam pencalonan gubernur. Ya, saya bilang kalau ditugaskan ya saya siap. Terus nanti akan saya siapkan," kata dia sambil terkekeh yang disambut tepuk tangan dari para kader.
Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besanrnya kepada para kader partai jika dalam pergaulannya sehari-hari ada yang tidak berkenan. "Saya mohon maaf yang sebesar-besanya jika selama tujuh tahun menjadi walikota mempunyai kesalahan," ucapnya.
Ia pun menolak jika pertemuan ini dikatakan sebagai ajang pamitan dengan kader PDIP Solo. "Ini tidak ada perpisahan karena Solo dan Jakarta masih dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nanti saya juga sering pulang ke Solo," paparnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan acara ini hanyalah silaturahim dengan Jokowi. Mengingat gubernur terpilih itu merupakan kader PDIP. "Beliau kan juga pengurus DPD PDIP Jawa Tengah. Pak Jokowi dalam kesempatan ini ingin mengucapkan terima kasih kepada para kader PDIP yang telah memberikan dukungan secara moril maupun materiil," paparnya.