Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Tikus-tikus ini telah menyelamatkan begitu banyak nyawa. Berkat keahlian mereka dalam menemukan ranjau darat, setidaknya 1.000 nyawa berhasil diselamatkan.
Dilaporkan situs Global Giving, hewan-hewan pengerat berjiwa pemberani ini disebut HeroRats. Mereka merupakan bagian dari APOPO, sebuah organisasi nirlaba asal Belgia.
Tikus-tikus dari jenis giant African pouched rats ini dilatih secara khusus untuk mendeteksi ranjau darat dengan indera mereka.
Setiap tikus bisa dipekerjakan untuk mencari ranjau di area seluas 200 meter persegi dalam 20 menit. Keahlian mereka jauh lebih efektif dibandingkan detektor ranjau biasa yang butuh 25 jam untuk mendeteksi keberadaan ranjau.
HeroRats telah beroperasi sejak tahun 1997. Dan selama masa tugas mereka, belum ada satu pun yang 'gugur'. Sebab, bobot mereka tidak boleh lebih dari 5 kg. Jadi ranjau tidak akan teraktivasi meskipun para tikus berdiri di atasnya.
Selain itu, kehidupan mereka juga dijamin. Mereka diberi makan dengan baik. Telinga mereka rutin diolesi tabir surya untuk mencegah kanker kulit. Jika sudah tak mampu bertugas karena dianggap terlalu tua, mereka akan dilepaskan kembali ke alam liar.