• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

TikTok Akan Mengirim Data Pengguna ke China?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
TikTok Akan Mengirim Data Pengguna ke China?


Tiktok TikTok dikabarkan akan mengirim data para pengguna di negara Eropa & Inggris ke China dimulai dari 2 Desember 2022. Apakah data tersebut juga akan dibagikan pada pemerintahnya ?

Platform tiktok milik ByteDance tersebut sudah memberi tahukan para pengguna Inggris & juga Uni Eropa bahwa data pengguna nantinya dapat diakses oleh karyawannya di negara China. Perusahaan media sosial tersebut juga mengatakan perdana kali yaitu data bukan cuma tersimpan dengan lokal di berbagai wilayah.

Pemberitahuan TikTok mengenai akses data para pengguna di Eropa & Inggris tersebar saat meningkatnya pertanyaan mengenai akses data pengguna pada negara seperti AS, Inggris, & lain-lain, bahkan kecemasan disalahpakai oleh pemerintah di China. ByteDance membantah berkali-kali data tersebut dapat diakses pemerintah China.

Diawal Minggu, seorang pejabat dari AS mengatakan larangan tiktok dinegara Amerika. Bahkan Kini tiktok juga sedang diselidiki oleh komisi proteksi data Irlandia & beberapa pemerintah salah satunya Inggris.

Akses data tersebut adalah bagian dariupdatekebijakan privasi. Tiktok juga mengatakan proses tersebut tujuannya untuk menciptakan pengalaman yg konsisten, menyenangkan, & nyaman untuk para pengguna.

Mereka tengah meningkatkan kebijakan privasi yg berdasarkan dengan keperluan untuk mengerjakan tugasnya.

Bukan cuma China, staf TikTok di beberapa negara lain juga dapat mengakses data para pengguna Eropa & Inggris, termasuk staf TikTok dinegara Brasil, Kanada, Israel, AS, & Singapura. TikTok mengatakan aturan baru tersebut diberlakukan mulai dari 2 Desember.

Berdasar pada keperluan untuk mengerjakan tugas karyawan, patuh kepada kendali keamanan yg kuat & juga persetujuannya, serta mengpakai cara yg sudah diakui dibawah GDPR (peraturan proteksi data biasa UE), ucap Elaine Fox, kepala privasi TikTok dinegara Eropa pada suatu pernyataan hari (Rabu 2/11), seperti yg diberitakan dari cnnindonesia.

Kami akan memberi izin pada karyawan tertentu digrup perusahaan kami yg berada dinegara Brasil, Kanada, China, Israel, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, serta Amerika Serikat, untuk mengakses data para pengguna TikTok ucapnya. Pihaknya mengatakan yg dapat mengakses jumlahnya terbatas.

Sumber : Iptek Hari ini 17:46
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.