yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sempat ditiadakan, tiket sekali jalan (single trip) pada layanin transjakarta akan kembali diadakan. Penggunaannya berjalan berbarengan dengan penggunaan e-money.
Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih mengatakan, dihidupkannya kembali tiket sekali jalan karena keluhan sebagian penumpang. Penumpang keberatan merogoh kocek lebih mahal untuk membeli e-money.
Kemungkinan besar, mereka adalah penumpang musiman yang menggunakan layanin bus transjakarta pada waktu tertentu saja.
"Ada sebagian penumpang yang keberatan menggunakan kartu bunk karena merasa membeli kartu bunk seharga Rp 20.000 dan top-up senilai Rp 20.000," kata Kosasih dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6/2015).
"Itu memberatkan mereka. Untuk mengatasi hal itu, kami akan segera membuat kartu single trip."
Kosasih menyebutkan, tiket single trip transjakarta akan diusahakan kembali tersedia dalam semester kedua 2015.
Sebagai informasi, sejak Agustus-Desember 2014, pengelola bus transjakarta secara bertahap menghilangkan penjualan tiket sekali jalan di 12 koridor. Dulunya tiket sekali jalan dibanderol seharga Rp 3.500.
Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih mengatakan, dihidupkannya kembali tiket sekali jalan karena keluhan sebagian penumpang. Penumpang keberatan merogoh kocek lebih mahal untuk membeli e-money.
Kemungkinan besar, mereka adalah penumpang musiman yang menggunakan layanin bus transjakarta pada waktu tertentu saja.
"Ada sebagian penumpang yang keberatan menggunakan kartu bunk karena merasa membeli kartu bunk seharga Rp 20.000 dan top-up senilai Rp 20.000," kata Kosasih dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6/2015).
"Itu memberatkan mereka. Untuk mengatasi hal itu, kami akan segera membuat kartu single trip."
Kosasih menyebutkan, tiket single trip transjakarta akan diusahakan kembali tersedia dalam semester kedua 2015.
Sebagai informasi, sejak Agustus-Desember 2014, pengelola bus transjakarta secara bertahap menghilangkan penjualan tiket sekali jalan di 12 koridor. Dulunya tiket sekali jalan dibanderol seharga Rp 3.500.