yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Tiga pemburu badai ikut tersapu tornado di Oklahoma yang melanda Jumat malam kemarin. Mereka adalah Tim Samaras, pemburu badai ternama dan pendiri sebuah organisasi riset badai tornado Twistex, putra Tim, Paul Samaras serta rekan kerja Tim, Carl Young.
Informasi itu disampaikan oleh kakak Tim, Jim Samaras kepada media dan dikutip oleh kantor berita Reuters, Senin 3 Juni 2013. Mereka ditemukan tewas di pinggiran kota El Reno saat sedang mendokumentasikan badai berkekuatan 165 meter per jam itu.
Menurut laman ABC News, Minggu 2 Juni 2013, Tim ditemukan tewas di dalam mobilnya dengan keadaan sabuk pengaman masih terpasang. Sementara Paul dan Young terlempar keluar akibat terhisap masuk ke dalam pusaran badai.
Jasad salah satu di antaranya ditemukan tak jauh dari lokasi mobil Tim. "Dia akan selalu diingat sebagai seseorang yang berusaha untuk menyelamatkan nyawa banyak orang," ujar sang kakak Jim Samara kepada Reuters.
Tim telah mendedikasikan lebih dari 30 tahun untuk melakukan penelitian dan menemukan alat baru untuk menangkap data ilmiah dari peristiwa badai yang terjadi.
Menurut data dari laman ABC News, Tim berhasil membuat peralatan khusus yang dilengkapi kamera untuk dapat melihat ke dalam badai tornado dengan aman. Bahkan dalam situs pribadinya, Tim berhasil memegang rekor dunia mengukur penurunan terendah tekanan angin saat badai menghantam daerah Manchester di Dakota Selatan tahun 2003 silam.
"Dia meninggal saat melakukan sesuatu yang paling dicintainya dan dalam arti yang sebenarnya mempertaruhkan nyawa di garis depan demi menyelamatkan jiwa orang lain," imbuh Jim.
Dengan ditemukan jasad ketiganya, korban tewas dalam badai tersebut telah mencapai 13 orang. Empat di antara korban masih anak-anak. Dua pekan sebelumnya kota Moore di daerah yang sama baru saja dihantam tornado yang menewaskan 24 warga.