• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Tiga Negara Eropa Dilanda Banjir Bandang

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
0Pi2A.jpg

Tiga negara di Benua Eropa diterjang banjir bandang terparah sejak tahun 2002 silam. Jerman, Austria dan Republik Ceko sedang dikepung banjir usai hujan deras mengguyur ketiga negara itu tanpa henti sejak akhir pekan kemarin.

Laman Dailymail, Senin 3 Juni 2013, melaporkan Republik Ceko merupakan negara yang terparah dibandingkan dua negara lainnya. Setidaknya lima orang dilaporkan tewas akibat debit air di Sungai Vltava meluber, sembilan lainnya hilang.

Sekitar 2.700 warga Ceko terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Ketinggian air di lokasi wisata, seperti Kota Tua dan kebun binatang Praha mencapai 10 meter.
Total lebih dari 1.000 hewan di kebun binatang itu ikut dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Pada banjir 2002 lalu, 134 binatang di kebun binatang ini tewas tersapu bandang.
Perdana Menteri Ceko, Petr Necas, menyatakan keadaan darurat bagi negaranya. Dia berjanji akan mengucurkan sekitar US$15,11 juta atau Rp158 miliar untuk membantu korban banjir dan memulihkan fasilitas umum yang hancur akibat bencana tersebut.

Menurut kantor berita BBC, kerugian yang diderita Ceko akibat banjir ini diperkirakan mencapai US$26 miliar atau Rp257 triliun.

Jerman dan Austria Lumpuh

Sementara Sungai Danube di kota Passau, selatan Jerman ikut luber akibat hujan deras. Menurut juru bicara dari pusat krisis ketinggian air di Sungai Danube mencapai titik tertinggi selama 70 tahun. Empat orang dilaporkan tewas atau hilang akibat banjir tersebut.

Ketinggian air di kota Munich dilaporkan meningkat hingga lima meter. Kanselir Jerman, Angela Merkel telah menurunkan 1.760 pasukan ke daerah selatan untuk membantu evakuasi warga dari lokasi banjir.

Kota Passau dan Rosenheim di negara bagian Bavaria telah mendeklarasikan keadaan darurat, seiring dengan perkiraan cuaca bahwa hujan deras masih akan terus turun.

Di Austria, badan meteorologi melaporkan debit air hujan dalam waktu dua bulan turun hanya dalam waktu dua hari. Satu orang dilaporkan tewas di dekat kota Salzburg.

Sementara tiga lainnya dilaporkan masih hilang. Organisasi Uni Eropa berjanji akan siap menolong ketiga negara yang sedang dilanda bencana itu.

Perdana Menteri Slowakia, Robert Fico, memperingatkan adanya risiko banjir meluas ke negara lainnya di Eropa. "Kami mendapat berita buruk dari Jerman dan Austria. Kami akan melakukan apa pun untuk melindungi negara dan warga kami," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.