Creationz
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 6396
- Sejak
- 10 Sep 2006
- Pesan
- 1.516
- Nilai reaksi
- 261
- Poin
- 83
MALANG, KOMPAS – Satu dari tiga orang siswa SMA peserta yang gagal mengikuti ujian nasional (UN) di Kabupaten Malang yang terpantau Selasa siang (17/4) diketahui karena alasan dinikahkan orang tuanya.
Meski angka angka drop out SMA amat kecil, hanya mencapai per mil (0,1 persen), namun jika di masa kini masih terjadi kasus seperti ini, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Pemkab Malang Suwandi mengakui hal ini dinilai cukup aneh.
Suwandi menyatakan itu disela-sela kunjungannya pada hari pertama pelaksanaan UN di SMA yang berlangsung di dua sekolah, yakni SMA I Diponegoro dan SMA Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang. Bupati Malang Sujud Pribadi juga hadir melaksanakan kunjungan di SMA I Diponegoro.
Sampai pukul 19.00 diperoleh keterangan, di wilayah Kabupaten Malang dilaporkan 90 siswa tidak mengikuti UN, pada hari pertama pelaksanaan UN. Meliputi, 49 orang peserta yang memberi alasan sakit, 41 peserta tidak memberi keterangan. Rinciannya, dari SMK sebanyak 64 orang yang meliputi 31 orang sakit dan 33 peserta tanpa keterangan.
Meski angka angka drop out SMA amat kecil, hanya mencapai per mil (0,1 persen), namun jika di masa kini masih terjadi kasus seperti ini, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Pemkab Malang Suwandi mengakui hal ini dinilai cukup aneh.
Suwandi menyatakan itu disela-sela kunjungannya pada hari pertama pelaksanaan UN di SMA yang berlangsung di dua sekolah, yakni SMA I Diponegoro dan SMA Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang. Bupati Malang Sujud Pribadi juga hadir melaksanakan kunjungan di SMA I Diponegoro.
Sampai pukul 19.00 diperoleh keterangan, di wilayah Kabupaten Malang dilaporkan 90 siswa tidak mengikuti UN, pada hari pertama pelaksanaan UN. Meliputi, 49 orang peserta yang memberi alasan sakit, 41 peserta tidak memberi keterangan. Rinciannya, dari SMK sebanyak 64 orang yang meliputi 31 orang sakit dan 33 peserta tanpa keterangan.