Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.203
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Thomas Tuchel sedang berdansa dengan tekanan.
Pelatih Thomas Tuchel menyaksikan pertandingan dengan duduk di atas koper saat Bayern Muenchen menang 2-1 atas RB Leipzig pada pertandingan pekan ke-23 Bundesliga, Sabtu WIB. ANTARA/AFP/MICHAELA STACHE
Jika Inggris dapat membawa mimpi "Football is Coming Home" yaitu menjuarai Piala Dunia, maka Tuchel pasti akan dipuja karena keberhasilannya.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih regu nasional Inggris Thomas Tuchel baru saja mengumumkan daftar 26 nama pemain yg akan membela regu Tiga Singa untuk Piala Dunia 2026.
Sebagaimana edisi Piala Dunia sebelumnya, pemanggilan pemain ke skuad Inggris sering jadi sorotan publik, khususnya para pendukung Inggris yg diketahui fanatik. Sorotan itu pun tak lepas dari pro & kontra, mengingat Inggris merupakan salah satu negara yg terus melahirkan pemain-pemain berlabel bintang dari generasi ke generasi.
Kini, Tuchel berada di bawah sorotan karena daftar 26 pemain pilihannya dinilai belum sanggup mengakomodasi seluruh talenta terbaik Inggris saat ini.
Perdebatan mencuat setelah sejumlah nama akbar tidak masuk dalam skuad, seperti gelandang Cole Palmer, playmaker Phil Foden, bek Trent Alexander-Arnold, serta duo Manchester United, Harry Maguire & Luke Shaw, yg tidak dibawa ke turnamen empat tahunan tersebut.
Padahal kelima nama pemain tersebut merupakan wajah-wajah yg jadi pilar penting Inggris dalam beberapa tahun terakhir.
Nama lain yg tidak diakomodir oleh Tuchel untuk masuk ke ruang ganti pemain timnas Inggris yakni gelandang potensial Crystal Palace, Adam Wharton, & pilar Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White.
Dua nama pemain ini tengah dalam performa paling menjanjikan selama karir mereka pada musim ini.
Pelatih asal Jerman tersebut mengambil keputusan yg beresiko akbar karena menciptakannya kini harus berdansa dengan tekanan publik mengingat nama-nama yg tidak dibawa tersebut merupakan pemain yg dapat jadi game changer.
Dalam konferensi persnya, Jumat, Tuchel tetap bersikukuh bahwa keputusan yg diambilnya merupakan keputusan yg tepat.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Thomas Tuchel sedang berdansa dengan tekanan adalah spam, mohon beritahu kami.
Jika Inggris dapat membawa mimpi "Football is Coming Home" yaitu menjuarai Piala Dunia, maka Tuchel pasti akan dipuja karena keberhasilannya.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih regu nasional Inggris Thomas Tuchel baru saja mengumumkan daftar 26 nama pemain yg akan membela regu Tiga Singa untuk Piala Dunia 2026.
Sebagaimana edisi Piala Dunia sebelumnya, pemanggilan pemain ke skuad Inggris sering jadi sorotan publik, khususnya para pendukung Inggris yg diketahui fanatik. Sorotan itu pun tak lepas dari pro & kontra, mengingat Inggris merupakan salah satu negara yg terus melahirkan pemain-pemain berlabel bintang dari generasi ke generasi.
Kini, Tuchel berada di bawah sorotan karena daftar 26 pemain pilihannya dinilai belum sanggup mengakomodasi seluruh talenta terbaik Inggris saat ini.
Perdebatan mencuat setelah sejumlah nama akbar tidak masuk dalam skuad, seperti gelandang Cole Palmer, playmaker Phil Foden, bek Trent Alexander-Arnold, serta duo Manchester United, Harry Maguire & Luke Shaw, yg tidak dibawa ke turnamen empat tahunan tersebut.
Padahal kelima nama pemain tersebut merupakan wajah-wajah yg jadi pilar penting Inggris dalam beberapa tahun terakhir.
Nama lain yg tidak diakomodir oleh Tuchel untuk masuk ke ruang ganti pemain timnas Inggris yakni gelandang potensial Crystal Palace, Adam Wharton, & pilar Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White.
Dua nama pemain ini tengah dalam performa paling menjanjikan selama karir mereka pada musim ini.
Pelatih asal Jerman tersebut mengambil keputusan yg beresiko akbar karena menciptakannya kini harus berdansa dengan tekanan publik mengingat nama-nama yg tidak dibawa tersebut merupakan pemain yg dapat jadi game changer.
Dalam konferensi persnya, Jumat, Tuchel tetap bersikukuh bahwa keputusan yg diambilnya merupakan keputusan yg tepat.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Thomas Tuchel sedang berdansa dengan tekanan adalah spam, mohon beritahu kami.