• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

The Tiny Giant

Constantine

IndoForum Senior A
No. Urut
64676
Sejak
19 Feb 2009
Pesan
6.946
Nilai reaksi
320
Poin
83
Pengurapan Roh Kudus membuat kita berani menghadapi masalah dan menyelesaikannya dengan penuh kemenangan di dalam TUHAN.

Pembacaan Firman Tuhan: 1 Sam 17:12-30 Orang yang penuh pengurapan terbakar imannya untuk mengatasi masalah.

Jika saudara adalah seorang penggemar sepak bola, nama Leonel Messi pastilah sudah tidak asing di telinga Anda. Ia dikenal sebagai seorang pemain yang handal dan ia juga menjadi tulang punggung bagi kesebelasan Argentina dalam Olimpiade di Beijing. Jika ia memiliki tubuh tinggi besar, hal itu bukanlah sebuah hal yang menakjubkan. Namun, Messi adalah pemain yang tubuhnya pendek. Tingginya hanya sekitar 160 cm, ukuran yang cukup pendek dibandingkan dengan para pemain sepakbola lain, terutama yang berasal dari Amerika, Eropa dan Australia. Pada awal mengenal sepakbola, Messi merasa minder dengan tinggi badan seperti itu. Tetapi dia bertekad untuk menjadi pemain besar. Dia berlatih dan terus berjuang dan akhirnya benar-benar menjadi pemain besar. Untuk mengabadikan prestasi ini, sekaligus memberi dorongan kepada semua orang yang mempunyai kekurangan dalam hal fisik, dia membuat sebuah lukisan. Di atas sebuah kanvas putih ada sepuluh kaki yang besar dan tinggi. Kaki-kaki itu bersepatu bola. Di antara kaki besar dan hitam itu ada seorang dengan tubuh imut yang tingginya tidak sampai selutut dari kaki-kaki raksasa tersebut. Tubuh kecil berambut gondrong itu dilukis dengan warna biru. Si kecil itu digambarkan sedang tersenyum dan menggiring bola di antara kaki-kaki raksasa tersebut. Messi memberi nama lukisan tersebut "Tiny Giant", yang artinya raksasa imut. Itulah dia, badannya kecil tetapi menjadi pesepakbola raksasa. Messi pun menulis "Impossible is nothing" yang artinya adalah “tidak ada yang mustahil”. Ia percaya bahwa dibalik dirinya yang kecil, kuasa Allah yang sangat luar biasa bekerja atas dirinya sehingga tak ada yang mustahil baginya.

Di dalam Alkitab kita membaca kisah tentang Daud ketika ia mengalahkan si raksasa Goliat. Seseorang yang dipandang oleh dunia “tidak bisa apa-apa” bisa melakukan hal yang besar oleh karena ada kuasa Allah di dalamnya. Pengurapan Allah membawa kuasa Allah datang dalam hidup Daud. Begitupun dengan Messi. Jika bukan karena Roh Allah sendiri yang berkarya melalui hidupnya, ia tidak akan disebut “tiny giant” yang menang atas keadaan yang ia miliki. Pengurapan Roh Kudus membuat kita berani menghadapi masalah dan menyelesaikannya dengan penuh kemenangan di dalam TUHAN.

sumber: i-devotional gbika.org
 
Ketika dalam hati kita ada Roh Kudus, maka apapun masalah yang kita hadapi pasti dapat terselesaikan karena Roh Kudus membakar iman kita menjadi luar biasa dan iman itulah yang membuat pertolongan Tuhan datang menyelesaikan pergumuan kita dengan penuh kemenangan.
 
kayakny ud sering baca n dengar ttg ni...:-?
lupa d mana...kayakny d gereja...
tapi bagus juga sebagai review pikiran...
 
Hampir sama sperti Kaka...
Pada bulan September 2000, di usia 18 tahun, Kaká mengalami ancaman pada karirnya dan kemungkinan patah tulang belakang yang menyebabkan lumpuh sebagai akibat dari sebuah kecelakaan kolam renang. Hal yang terburuk tidak terjadi dan Kaká pulih sepenuhnya dari insiden itu. Dia bersyukur kepada Tuhan atas kesembuhannya dan sejak saat itu ia menyumbangkan penghasilannya untuk gerejanya.
org yg sangat kukagumi...
di bidang sepakbola maupun agama..
 
Hampir sama sperti Kaka...
Pada bulan September 2000, di usia 18 tahun, Kaká mengalami ancaman pada karirnya dan kemungkinan patah tulang belakang yang menyebabkan lumpuh sebagai akibat dari sebuah kecelakaan kolam renang. Hal yang terburuk tidak terjadi dan Kaká pulih sepenuhnya dari insiden itu. Dia bersyukur kepada Tuhan atas kesembuhannya dan sejak saat itu ia menyumbangkan penghasilannya untuk gerejanya.
org yg sangat kukagumi...
di bidang sepakbola maupun agama..

yup...
saya jg kagum banget pada Kaka...
baik dari imanny maupun permainan bolany...
wouh..fantastic...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.