• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Thariq Kabur Naik Bajaj Menuju Kawasan Angke

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
B8WQz.jpg

Anggota Densus 88 mengamankan barang yang diduga bom dari Jalan Teratai 7 RT 02/04 Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (5/9/2012). Densus 88 menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat perakitan bom teroris.
Muhammad Thariq (32) tiba-tiba saja lari melalui pintu depan kediamannya di Gang Terate VII, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, setelah sang ibunda yang bernama Iyot menendang satu kaleng berisi zat kimia ke selokan di belakang kediamannya.

Warga yang berkumpul di kediamannya tidak menghiraukan aksi Thariq. Pasalnya, warga masih khawatir kepulan asap putih yang sempat dikeluarkan kaleng tersebut belakangan baru diketahui sebagai bagian dari bahan peledak.

Sriyati (45), salah seorang tetangga Thariq, mengatakan bahwa saat melarikan diri, Thariq hanya mengenakan celana pendek, dengan tubuh penuh bubuk putih.

"Waktu dia lari warga masih fokus sama asap, takutnya kebakaran," ujarnya, Rabu (5/9/2012).

Muhamad Said (51), salah seorang tetangga Thariq, menuturkan, Thariq berlari-lari kecil di Gang Terate VII menuju Gang Terate V, melintasi puluhan warga yang masih khawatir dengan kepulan asap di kediaman Thariq. Tak seorang pun menegur bapak beranak satu itu.

"Warga tidak ada yang sempat bertanya sama dia, mau ke mana. Kita tidak tahu ternyata di rumah dia ada bahan peledak," ujarnya.

Thariq terus berlari melintasi gang sempit di permukiman padat penduduk itu, melintasi sejumlah warga yang masih terkesima dengan kepulan asap.

Usman Ali (40), salah seorang pemilik warung di Gang Terate V, mengatakan bahwa saat Thariq melintas, warga masih heboh dengan isu kebakaran di Gang Terate VII. Saat sejumlah perempuan paruh baya masih bergunjing tentang asap yang keluar dari sebuah rumah di Gang Terate VII, tiba-tiba Thariq melintas.

"Kita juga kaget, kok tiba-tiba dia lari cuma mengenakan celana pendek, badannya putih-putih, tapi dia terus lari. Kita cuma lihat sebentar," ujarnya.

Yudhi (37), salah seorang pedagang toko kelontong di Jalan Terate Raya, menuturkan ada seorang laki-laki tiba-tiba keluar dari Gang Terate V dengan tubuh penuh bubuk putih.

"Saya kira ada orang berkelahi, soalnya dia lari, tapi dia langsung memberhentikan bajaj yang kebetulan lewat," terangnya.

Thariq pun langsung kabur dengan menumpangi bajaj itu ke arah Jalan Tubagus Angke, tanpa seorang pun yang sadar apa yang telah dilakukan laki-laki beranak satu itu.

Yudhi mengaku tidak sempat mendengar apa yang dibicarakan Thariq dengan sang sopir, tiba-tiba saja laki-laki tersebut naik bajaj dan bajaj tersebut langsung melaju ke arah Jalan Tubagus Angke.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.