yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Saat ditemui di rumahnya, ASH mengaku tidak berani bertemu dengan teman-temannya. Total sudah hampir tiga hari ABG itu mengurung diri di dalam rumah, Sabtu (2/6/2012).
Padahal, Senin 4 Juni besok ASH harus menghadapi ujian kenaikan kelas. Untuk mengejar ketertinggalan, ASH memilih untuk tetap belajar di rumah.
Sementara itu, ASH berharap guru Bimbingan Konselng yang meminta dirinya melakukan tes keperawanan segera meminta maaf secara terbuka kepada dirinya, sehingga nama baiknya di sekolah pulih kembali.
Ditemui terpisah Bibi ASH, Kasmini, mengaku kecewa dengan sekolah yang sembarangan menuduh siswi amoral dan memaksa tes keperawanan. Keluarga menuntut sekolah, terutama guru bimbingan konseling, untuk meminta maaf, jika tidak keluarga siap menempuh jalur hukum.
Sbelumnya, hampir sepekan lalu ASH dipanggil guru konselingnnya bernama Wahyu. Dia mengaku diinterogasi dan dipaksa menandatangani surat pernyataan berisi pengakuan telah berhubungan badan dengan pacarnya.
"Saya diminta mendatanganani surat pernyataan," ujar ASH di kediamannya, kemarin.
Atas dasar surat pernyataan itu, pihak sekolah memanggil kedua orangtuanya. Sekolah meminta keluarga melakukan tes keperawanan terhadap ASH.
Setelah dibawa ke Puskesmas Banjarejo, dokter menyatakan ASH negatif hamil dan merujuknya ke dokter spesialis kandungan. Namun lantaran yang diminta bukti keperawanan, dokter tidak mengabulkan karena tidak disertai permintaan resmi dari pihak Kepolisian.
gurunya aneh, perawan / tidak kan urusan pribadi. bukan wewenang guru / sekolah. wah tuh guru kebanyakan liat bok*p dari jepang ..x ya ?
