jennywijaya
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 288379
- Sejak
- 10 Nov 2020
- Pesan
- 318
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 18
Tubuh memiliki dua pipa atau saluran tubuh utama, yaitu kerongkongan dan tenggorokan. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Kerongkongan sebagai saluran makanan, sedangkan tenggorokan untuk bernapas.
Karena letak keduanya berdekatan, seringkali terjadi makanan masuk ke jalur yang salah sehingga menyebabkan tersedak. Tersedak bisa menghambat jalan napas dan jika tidak ditangani akan berisiko kematian.
Bagaimana seseorang bisa tersedak?
Makanan masuk melalui mulut lalu dihancurkan dengan gigi dan air liur. Selanjutnya lidah mendorong makanan ke kerongkongan lalu menuju lambung untuk dicerna.
Saat makanan masuk ke trakea atau saluran napas, maka makanan tidak bisa dicerna dan akan tersangkut di pipa tersebut, dan berujung pada keselek atau tersedak.
Anak-anak seringkali tersedak karena kebiasaan mereka yang meletakkan benda di mulut akibat penasaran. Tersedak juga bisa terjadi saat makan terlalu cepat, makan sambil berbicara, atau tertawa saat makan atau minum.
Pertolongan pertama saat tersedak
Tersedak parsial bisa menghambat sebagian napas. Saat jalan napas tersumbat, tubuh akan menggunakan oksigen yang disimpan di paru-paru secara maksimal agar bisa tetap bernapas. Namun cadangan oksigen ini hanya bisa bertahan selama beberapa menit.
Jika penyebab tersedak tidak segera dikeluarkan, dalam waktu 4 hingga 6 menit otak mulai mengalami kerusakan serius. Sekitar 10 menit setelah tersedak, akan mengalami mati otak yang akan sulit untuk disembuhkan. Tersedak saat Anda sedang sendirian pasti membuat panik dan ketakutan. Tidak ada seorangpun yang bisa Anda mintai tolong untuk membantu melegakan jalan napas Anda.
Namun berusahalah untuk tetap tenang dan ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi tersedak saat sendirian:
1. Segera melakukan panggilan gawat darurat
Saat Anda dalam kondisi bahaya, sebaiknya menelepon gawat darurat di nomor 112. Jika Anda berada di dalam ruangan, pastikan ruangan tersebut tidak terkunci.
2. Membatukkan makanan
Jika Anda dapat batuk atau mengeluarkan suara, itu berarti saluran napas Anda tidak terhalang sepenuhnya. Coba untuk batuk sekuat mungkin, seperti saat mengeluarkan lendir saat Anda sakit. Jangan minum air atau mencoba menelan makanan lain untuk memaksa penyebab tersedak turun karena hal tersebut dapat memperburuk keadaan.
3. Melakukan teknik Heimlich
Teknik Heimlich atau dorongan perut merupakan salah satu cara mengatasi tersedak yang bisa diterapkan ke orang lain maupun saat Anda sendirian. Pertama-tama, kepalkan satu tangan dan letakkan di antara pusar dan tulang rusuk. Letakkan tangan yang lain di atas tangan tersebut. Dorong kepalan tangan dari bawah ke atas dengan gerakan cepat.
Gerakan Heimlich memberikan tekanan pada bagian bawah diafragma, yang menekan paru-paru dan memaksa udara yang tersisa untuk mendorong trakea agar makanan yang tersangkut bisa keluar.
Jika cara tersebut masih belum berhasil, bersandar di punggung kursi yang kokoh agar Anda bisa lebih bertenaga mendorong benda yang tersangkut agar keluar.
Catatan
Tersedak mungkin terlihat sepele, tapi bisa menyebabkan kematian jika kondisi itu tidak ditangani secepat mungkin. Mulanya Anda akan kesulitan bernapas, kemudian pusing, dan tak lama pingsan karena mati otak. Mati otak bisa membuat Anda koma dalam waktu lama, bahkan kematian.
Jika makanan tersangkut di kerongkongan, coba minum beberapa gelas air hingga makanan tersebut turun. Tapi, jika yang tersangkut adalah tulang ikan, jangan sekali-kali mencoba mengeluarkannya sendirian. Memaksa memuntahkan makanan, mengangkat tulang dengan jari, atau menelan makanan yang dihaluskan seperti nasi kepal atau pilang bisa membuat area di sekitarnya cedera.
Segeralah mengunjungi dokter jika kondisi itu terjadi.