• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Terpidana Teroris Roki Kabur, Warga Gatak Resah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
cS39l.jpg

SUKOHARJO- Kaburnya terpidana teroris Roki Aprisdianto dari rutan khusus Narkoba Polda Metro Jaya, membuat warga RT 001/ RW 003, Dukuh Cangak, Desa Wironanggan, Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah,resah. Pasalnya, Roki tercatat sebagai warga di daerah tersebut.

Larinya Roki dari rutan tersebut menandakan bila yang bersangkutan tidak memiliki itikad baik untuk mengubah diri menjadi lebih baik. Selain itu, kaburnya Roki dikhawatirkan mengganggu ketentraman warga.

"Ini benar atau hanya perasaan kami saja yang berlebihan. Sejak Roki kabur, desa kami sering banget kedatangan orang yang tidak dikenal. Kadang orang tersebut memantau rumah Roki, tapi tidak lama, terus pergi lagi," papar Ketua RT RT 001/ RW 003, Dukuh Cangak, Desa Wironanggan, Aris Sudibyo (42), kepada Okezone di kediamannya, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2012).

Meskipun begitu, Aris mengaku sampai detik ini, dirinya maupun ketua-ketua rukun tetangga lainnya yang berdekatan, belum pernah didatangi petugas dari Kepolisian.

Aris menuturkan, sewaktu Roki belum dibekuk Tim Detasemen Anti Teror (Desus) 88 Mabes Polri, Roki pernah aktif dalam kegiatan kepemudaan di daerahnya. Roki pernah pula mengisi pengajian di masjid kampung, Masjid Al Madinah.

“Sempat juga sebelum ditangkap, Roki tiba-tiba berubah menjadi tertutup. Mungkin Roki menyadari bila persembunyiannya telah diendus Densus 88. Saya berharap Roki mau menyerahkan diri ke pihak berwajib dan menaati aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Terpisah, Camat Gatak, Suseno, mengatakan Roki sebenarnya bukan asli warga Gatak. Melainkan berasal dari Wonogiri.

Selain itu, kaburnya Roki dari rutan telah diantisipasi pihaknya dengan memanggil semua ketua RT dan Lurahnya, untuk memperketat serta mewajibkan semua kegiatan warga di pantau.

Pihaknya yakin, meski belum berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, pihak Densus 88 sudah mulai bergerak di sekitar Gatak dan Baki.

“Roki itu aslinya orang Wonogiri. Yang ada di Wironanggan itu mertuanya. Saya percaya Densus 88 saat ini sudah keluar masuk Gatak dan Baki,"pungkasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.