• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Teroris Papua Ancam Tembaki Pesawat Sipil

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Spoiler for Teroris Papua:
Teroris Papua Ancam Tembaki Pesawat Sipil




Teroris. Bila anda mendengar mengatakan itu, & pemikiran anda mengarah pada hal-hal yg berbau Islam, maka selamat anda sudah jadi orang-orang yg berpikiran sempit & menerapkan standar ganda. Padahal arti teroris sendiri adalah mereka yg mengpakai kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usahanya mencapai tujuan (terutama tujuan politik). Dengan mengatakan lain, kalau ada yg menganggap aksi terorisme cuma dilakukan kelompok berbau Islam, maka mereka sudah terjebak pada stereotip yg melekat selama ini.

Padahal pada faktanya, aksi terorisme itu sudah terjadi berkali-kali di Tanah Papua & tidak dilakukan kelompok berbau Islam.

Sudah pernah penulis katakan sebelumnya bahwa kelompok Papua Merdeka adalah teroris. Mereka yg menuntut kemerdekaan Papua lewat cara teror tak ada bedanya dengan teroris IRA (Irish Republican Army) di UK & SNLF (Socialist National Liberation Front) di Kaledonia Baru Perancis. Tapi mengapa hingga saat ini, mereka masih disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)? Bahkan apa yg mereka lakukan baru-baru ini sudah sangat membuktikan bahwa kelompok bersenjata di Papua sebagai kelompok teroris sejati.

Pada 19 September 2020, Juru Bicara Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom mengancam akan menembak pesawat penerbangan sipil di wilayah Papua kalau membawa aparat TNI/Polri.

Bahwa kalau penerbangan sipil mengangkut militer & polisi Indonesia dari kota (atau) provinsi ke kabupaten-kabupaten, maka TPNPB siap tembak, katanya.

Sumber :Seputar Papua [TPNPB-OPM Ancam Tembak Pesawat Sipil yg Angkut Aparat TNI/Polri]

Ternyata ancaman itu bukan cuma sekedar bualan. Sebab penembakan maskapai penerbangan sipil sudah dilakukan teroris Papua Merdeka sehari sebelumnya.

Pada 18 Sepetember 2020, pesawat Dabi Air PKD PGR, dari maskapai penerbangan sipil milik Dabi Air ditembak para teroris Papua merdeka sekitar pukul 08.38 WIT. Pesawat yg diterbangkan pilot Rofliudin & co pilot Obet Obaidilah ditembak dua kali saat berada di jarak 300 meter dari Runway 09 Bandara Bilorai Kabupaten Intan Jaya.

Penembakan ini dilancarkan kelompok teroris Papua sebagai upaya menghambat evakuasi jasad anggota TNI yg gugur ditembak OPM.

Sumber :Seputar Papua [Pesawat Dabi Air Ditembak KKB di Intan Jaya]

Pesawat sipil itu jelas-jelas mengangkut jenazah. Mengapa mereka tembak juga? Bukankah ini menandakan bahwa mereka bertujuan untuk menebarkan teror di kalangan sipil? Sebuah pemaksaan kehendak dengan cara yg brutal.

Lantas apakah kelompok teroris ini cuma menembak para aparat & cuma menakut-nakuti warga sipil?

Tidak. Kita mundur lagi ke tanggal 17 September 2020. pada Kamis sekitar 10.50 waktu setempat, kelompok teroris Papua Merdeka menebas seorang lelaki paruh baya yg berprofesi sebagai tukang ojek, bernama Badawi hingga lengan kirinya putus.

Akibat pendarahan yg hebat, korban meninggal dunia di letak kejadian, di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan bahwa kejadian ini cuma berselang tiga hari setelah aksi biadab serupa dilakukan kepada dua tukang ojek yg hingga kini masih dirawat di RSUD Timikan & RSMM Timika.

Sumber :Kompas [KKB Bunuh Pengemudi Ojek, Berselang 3 Jam Habisi Prajurit TNI di Intan Jaya, Papua]

Dengan berbagai aksi teror yg dilakukan kelompok Papua Merdeka kepada rakyat sipil selama ini, apakah mereka masih masuk dalam kategori kriminal bersenjata biasa atau teroris? Kita harus renungkan bersama, kelompok Papua Merdeka yg selama ini dikatakan kelompok kriminal biasa ternyata mengancam menembak maskapai penerbangan sipil & membunuh rakyat sipil demi tujuan politik.

Lantas ketika anda dihadapkan pada kenyataan seperti ini, namun anda masih menganggap kelompok Papua Merdeka sebagai kelompok kriminal biasa, maka anda adalah tipe orang yg menerapkan standar ganda.



Hari ini 15:40
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.