• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ternyata, Sosis di Indonesia Bukan dari Daging

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
1Jug2.jpg
SOSIS sudah menjadi konsumsi banyak orang di Indonesia. Namun, apa daya sosis yang dikonsumsi masyarakat Indonesia selama ini bukan terbuat dari daging.

"Semua sosis di Asia, termasuk Indonesia, bukan sosis asli. Sosis yang kalian makan itu bisa didapatkan di supermarket dengan harga cukup murah, terbuat dari kacang kedelai, dan tidak ada dagingnya," ucap Chef Claas Meinke, Western Chef Butcher Hotel Sari Pan Pacific, kepada okezone di sela acara Chef Table di Hotel Sari Pan Pacific, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (20/2/2012).

Selain dibuat dari kacang kedelai, Chef asal Jerman ini mengatakan bila sosis yang dijual di Indonesia lebih dominasi bahan kimia yang berasal dari bumbu. "Banyak bahan kimianya, bumbunya, dan enggak ada dagingnya. Jadi, cuma seperti dibungkus saja. Bedanya dengan sosis kami, terbuat dari 100 persen daging, 50 persen daging, 25 persen lemak, dan 25 persen es," paparnya.

Dia menjelaskan bila sosis yang dibuat dari daging akan berpengaruh pada harga jual. Sosis dari daging ini biasanya tidak dijual di pasar tradisional karena suhu penyimpanannya harus diatur.

"Karena ada bahan-bahan tersebut (kedelai, bumbu, dan sebagainya-red), maka rasanya berbeda, harganya juga berbeda. Di pasar lokal Asia, harga sosis biasanya Rp45-55 ribu, sedang di supermarket harganya bisa Rp60 ribu. Masuk akal harga sosis ayam segitu, enggak ada daging di dalamnya," tambahnya.

Namun demikian, dia tidak bisa menyalahkan para pembuat sosis yang harus menyesuaikan olahannya dengan selera dan daya beli konsumen. "Kalian tidak bisa menyalahkan para pembuatnya karena enggak hanya di Indonesia saja, tapi juga seluruh Asia. Orang-orang enggak mampu untuk membeli sosis asli. Maka itu, mereka harus mencari jalan lain yang lebih murah. kalian tidak bisa menyalahkan perusahaannya juga," tutupnya.
 
kalau begitu boleh aja makan tapi jangan sering-sering dah ngeri bahan kimia. thank you buat sharenya.
 
kayakx ne info salah....


cos dikotaq sosis terbuat dari daging ayam.......
 
iya ap? 40-45ribu itu jg ud mahal bwt org indonesia. d pasar aj bisa jual yg 10ribuan klo gk salah deh
 
selama ini salah dong gan udah banyak2 makan sosis buat gemukin badan-_-
 
masa sih gan...? mendingan beli dagingnya aja dah kl gitu....
 
gitu ya baru tau ane gan kalo sosis bukan dari daging
buat info nya thanks :-bd
 
sama seperti keripik kentang, keripik jagung dll, semua hanya rasanya saja yang mirip dengan rasa asli.. kebanyakan menggunakan bahan kimia..
 
untung ane kurang suka sama sosis biarpun itu sosis dibuat dari 100% daging asli :D
 
wah ketipu dong. mungkin ada unsur hewanianya cm kalah dengan kedelainya kali yah
 
waahhh,...pantes gonzales gk bisa bawa Indonesia juara,....lawong makannya bukan daging asli,.... :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.