Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ilustrasi: Istock
Tarif hotel repatriasi isoman wajib diketahui kalau harap kembali ke Indonesia dari luar negeri. Harga hotelnya yg cukup mahal dapat membengkakkan total biaya perjalanan ke Tanah Air.
Tarif hotel repatriasi isoman atau isolasi berdikari memang terbilang tinggi sebab rata-rata hotel yg dipakai berbintang 3,4, & 5. Koordinator Hotel Repatriasi Persatuan Hotel & Restoran (PHRI) Vivi Herlambang mengatakan bahwa hotel tersebut dipakai oleh Warga Negara Asing (WNA) & Warga Negara Indonesia (WNI) dalam mengerjakan karantina.
Tarif hotel repatriasi isoman mulai dari Rp6,5 jutaan
Vivi menambahkan bahwa kesepakatan harga tersebut sudah mengakomodir suara anggota PHRI.
Kami biasanya bicara dengan seluruh anggota, kemudian kita kan tentukan harganya, misalnya di bintang 3 itu harganya Rp 6.500.000 untuk menginap tujuh malam, mengatakan Vivi dalam Talkshow Blak-blakan Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri.
Tarif hotel repatriasi isoman di hotel bintang 3 pada kisaran Rp6,5 hingga Rp7,5 juta untuk delapan hari tujuh malam. Di hotel bintang 4 harga antara Rp7,5 & Rp10 juta untuk durasi menginap yg sama. Sedangkan di hotel bintang 5, harga antara Rp10 & Rp14 juta lalu tarif berkisar Rp14 & Rp20 juta untuk hotel mewah untuk delapan hari & tujuh malam.
Setiap tamu akan memperoleh fasilitas makan tiga kali sehari, pencucian baju lima potong & mendapatkan tes PCR sebanyak dua kali. Ia mengatakan bahwa harga PCR adalah Rp800 ribu sesuai dengan ketentuan dari Karantina Kesehatan.
Hotel repatriasi vs hotel untuk isolasi
Hotel repatriasi adalah hotel untuk mengerjakan karantina WNI & WNA yg datang dari luar negeri dengan hasil tes swab negatif. Mereka tetap diminta mengerjakan karantina di hotel untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di Tanah Air. Proses karantina mencapai delapan hari & tujuh malam. Hotel repatriasi tidak perlu merujuk pada ketentuan dari pemerintah, tidak seperti hotel untuk isolasi pasien COVID-19.
Hotel isolasi, dengan demikian, berarti hotel yg menerima tamu WNI & WNA dari luar negeri dengan hasil swab positif. Mereka cuma boleh menginap untuk mengerjakan isolasi berdikari di hotel yg sudah ditunjuk oleh pemerintah.
Kalau isolasi untuk yg positif, & ini berbeda sekali. Jadi ada beberapa yg mungkin di sini juga perlu saya jelaskan bahwa hotel yg kita kelola ini adalah hotel repatriasi, tetapi kita juga kelola hotel isolasi, tetapi nanti ada ada aturannya sendiri seperti itu, tutup Vivi.
Sumber: RumahMigran.com
Hari ini 18:50