Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Merahputih.com - Dalam sebuah hubungan, seringkali terjadi pertengkaran atau kesalahpahaman & tidak menutup kemungkinan pihak perempuan yg sering meminta maaf. Kebanyakan pria yg anti bucin-bucin club, pasti merasa gengsi & enggan meminta maaf kalau enggak salah-salah banget. Padahal, permintaan maaf punya kekuatan luar biasa untuk memvalidasi perasaan.
1. Standar tinggi & menganggap minta maaf tidak penting
Dua penelitian yg dilakukan University of Waterloo di Ontari, Kanada menemukan bahwa sedikit pria yg tidak segan mengakui kesalahan. Itu karena mereka memiliki standar yg tinggi untuk keadaan yg menuntut permintaan maaf.
Artinya, kalau ada masalah yg membutuhkan permintaan maaf, bagi para pria sangat jauh berbeda dari perempuan. Jika anda merasa butuh maaf darinya, maka para pria belum tentu berpikir sama.
Bagi beberapa perempuan, mereka memang akan menyelesaikan semua masalah dengan permintaan maaf. Pasti anda pernah meminta maaf akan masalah orang lain, yg tidak ada hubungannya denganmu. Hal ini dilakukan karena mereka harap menjaga hubungan sehat dengan orang lain.
Tapi beda dengan kaum pria, kalau mereka meminta maaf atas hal yg bukan kesalahan mereka adalah hal bodoh & tidak penting.
2. Meminta maaf menciptakannya merasa lemah & tidak kompeten
Mediator perceraian Sam Margulies, Ph.D., percaya bahwa salah satu alasan pria tidak mau meminta maaf adalah mengakui kesalahan menciptakan mereka keluar dari zona nyaman.
Pria cenderung memandang permintaan maaf sebagai penghinaan & menciptakan mereka kehilangan muka. Jika mengakui kesalahan, maka pria merasa menilai dirinya berkurang di hadapan orang-orang, khususnya perempuan yg disayanginya, jelas Marguiles.
Apalagi, kerap ada pandangan salah di publik yg melihat pria minta maaf tidak maskulin. Bahkan, hingga mempertanyakan status kelaki-lakiannya kalau minta maaf ke pasangan perempuannya. Stigma negatif yg jelas-jelas salah kaprah.
3. Beban emosional & minta maaf tanpa kata-kata
Menurut Harriet Lerner, Ph.D., penulis buku Marriage Rules, ketika tumbuh dewasa, beberapa pria merasa dipaksa untuk menjadi dewasa. Pria jadi terlalu sering meminta maaf kepada saudara mereka atas pelanggaran kecil yg dilakukan. Sehingga ketika mereka dewasa tidak harap lagi mengatakan hal itu.
Atau mungkin pasanganmu memiliki pengalaman buruk dalam hubungan di masa lalu saat mereka seringkali meminta maaf. Yang ada malah mereka sering dimanfaatkan oleh orang lain. Truma masa lalu ini juga yg menjadikan alasan cowok memilih minta maaf lewat perbuatan, ketimbang mengumbar kata-kata.
Ketika berbuat salah, ada cara romantis yg mereka lakukan daripada minta maaf. Contohnya seperti membeli bunga, mengajak makan malam romantis, atau membeli barang idamanmu. Cara ini dinamakan dengan silent apology atau permintaan maaf diam-diam. Ia berusaha untuk menciptakan anda tenang, tetapi sayangnya dengan cara yg berbeda.
Meski begitu, bukan berarti jadi pembenaran ketika seorang cowok jumawa tidak pernah sekalipun mengucapkan mengatakan maaf ketika mengerjakan kesalahan. Pasangan tetap butuh sesekali mendapat pengakuan resmi dari cowoknya demi menjaga hubungan tetap sehat, walaupun sudah meminta maaf lewat perbuatan.
Akhir kata, bagi kaum adam yg masih pantang minta maaf kepada pasangannya, dengan alasan gengsi atau dalih apapun, dapat jadi dia 'fans diehard' Special Agent Leroy Jethro Gibbs di serial NCIS, yg tayang di jaringan CBS sejak 2003 silam. Sosok cowok alpha mantan penembak jitu marinir AS dengan 69 aturan utama (rules) dalam hidupnya, tokoh utama sekaligus bos para agen satuan spesifik NCIS.
Sayangnya, cowokmu itu masuk golongan laki-laki bebal yg cuma konsisten menukil Gibbs Rule #6: "Never say you're sorry, It's a sign of weakness (Jangan pernah bilang maaf, itu tanda kelemahan).", tanpa pernah tahu ada Rule #51: "Sometimes You're Wrong! (Adakalanya anda mengerjakan kesalahan)".
Sumber Hari ini 18:51